Kepedulian Muhammadiyah Terhadap Warga Senior

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
90
Peresmian Gedung Muhammadiyah Senior Care (MSC) Griya Lansia di Jalan RA Kartini No. 17 Gang Prawira, Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/3/2023). Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang

Peresmian Gedung Muhammadiyah Senior Care (MSC) Griya Lansia di Jalan RA Kartini No. 17 Gang Prawira, Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/3/2023). Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang

Oleh: dr H Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes

Sejak Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta, Jawa Tengah tahun kemarin, Muhammadiyah membuat semarak kembali kegiatan kepedulian terhadap warga senior (lansia). Kita memilih kata senior di sini karena itu lebih memanusiakan. Sebab kalau kita menyebut kata lansia, kesannya orang tua rapuh dan mudah sakit. 

Dengan sebutan kata senior, memberikan spirit walaupun umur sudah bertambah tetapi dianggap masih produktif. Maka kita membuat komunitas yang dinamakan Muhammadiyah Senior Care (MSC).

Itu yang telah kita lakukan. Selama ini Majelis Pelayanan Sosial bekerja sama dengan rumah sakit sehingga bisa dilengkan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan yang lain. Alhamdulillah di berbagai wilayah kemudian muncul MSC dalam bentuk yang beranekaragam. Salah satunya pembinaan rutin, pesantren, kajian, bahkan ada juga Baitul Arqam. Dan ini ternyata khusus warga senior menjadi perhatian serius.

Nah, tentunya warga senior sangat berbeda dengan anak-anak. Di mana usia senior ini sudah mempunyai problem kesehatan tertentu. Maka itulah kemudian kita jaga sampai kapanpun beliau masih bisa sehat, mandiri, dan bisa melakukan kegiatan-kegiatan positif seoptimal mungkin. 

Kita tahu bahwa ketika orang itu pensiun, beberapa di antaranya tidak punya aktivitas lagi. Dan itu akan memperburuk kondisi warga senior, oleh karena itu dengan adanya aktivitas ternyata akan menyantuni kebutuhan spiritual, psikologisnya, dan bersosial itu sangat bagus untuk kesehatan para warga senior.

Sekarang ini, kebutuhan warga senior diluar keluarga, harapannya bisa didapatkan melalui warga senior itu. Ada kajian-kajian agama, solusi komunitas ketertarikan tertentu, dan kebutuhan bersosialisasi warga senior tersalurkan di MSC. Ke depan kita berharap, pendekatakan kita multimodalitas; modalitas keagamaan, modalitas kesehatan, modalitas psikologi, itu kita berikan di MSC. 

Kita butuh gedung-gedung terpadu yang bisa digunakan untuk kegiatan pertemuan MSC. Selama ini kita bisa menggunakan amal usaha. Selama ini kita juga bisa menggunakan gedung dakwah milik struktur Muhammadiyah. Tapi mudah-mudahan nanti kita bisa memiliki gedung representatif untuk kegiatan MSC ini.

Warga senior ini harus tetap sehat, bahagia, mandiri, dan bisa bersosialisasi tetap bermanfaat kepada orang lain. Dan kita juga perlu mempersiapkan kalaupun nanti beliau dipanggil Allah SwT, maka kita persiapkan sehingga meninggalnya bisa dalam keadaan Husnul Khatimah. (Cris)

Disarikan dari Wawancara dan Pidato Penutupan Rakernas MPKS PP Muhammadiyah, Sabtu 12 Agustus 2023 di SM Tower and Convention Yogyakarta

Sumber: Majalah SM Edisi 17/2023


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Fikih Kebudayaan dalam Menjawab Problematika Kehidupan Umat Beragama Oleh: Rumini Zulfikar, Penaseh....

Suara Muhammadiyah

4 July 2024

Wawasan

Oleh: Mohammad Fakhrudin Sudah diuraikan di dalam “Anak Saleh” (AS) 7 bahwa keteladanan....

Suara Muhammadiyah

12 September 2024

Wawasan

Tragedi Sumatera dan Peringatan Langit Oleh: Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas ....

Suara Muhammadiyah

5 December 2025

Wawasan

Oleh: Wildan Farih Musthafa *) Hidup dalam Gelombang Informasi    Saat ini, kita hidup di....

Suara Muhammadiyah

11 June 2025

Wawasan

Sebatang Cokelat untuk Guru Oleh: Dr. Husamah, S.Pd., M.Pd, Wakil Dekan I FKIP Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

26 November 2025