Kesempatan Bersyukur dan Bermuhasabah untuk Kehidupan Makin Bermakna

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
276
H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Berakhirnya sebuah tahun yang dijalani—sebelum memasuki tahun yang baru—menjadi ruang kontemplasi penting dilakukan. Yang jelas, “Berkurang kesempatan kita hidup di dunia,” kata Muhammad Jamaludin Ahmad.

Itu sangat benderang sekali. Bahwa sekarang dengan umur yang masih tersisa ini, laiklah untuk mengekspresikan kesyukuran atas percikan nikmat yang disemai Tuhan di semesta.

“Bersyukur sudah dikasih umur sampai saat ini, apalagi yang sudah 70 tahun ke atas. Karena Allah sudah banyak memberikan nikmat kepada kita,” tutur Jamal saat Pengajian Rabu Pahing di Halaman Gedung KH Sudja’ Kompleks RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (31/12).

Di situlah terselip celah bermuhasabah. “Terhadap apa yang telah kita lakukan selama setahun ini,” sebutnya. Panorama muhasabah seakan berulang setiap akhir tahun. Dan itu merupakan sesuatu hal yang niscaya. Jika kemudian ditemukan kekeliruan dalam petualangan kehidupan di dunia, “maka masih ada kesempatan kita perbaiki bersama,” sambung Jamal.

Jika hal demikian itu dilakukan, tidak dinafikan akan bertambah keimanan. Sungguh, iman menjadi bantalan vital dalam kehidupan. Alangkah beciknya, keimanan itu bertambah lebih bagus. “Modal menghadapi godaan dan ujian hidup,” ujar Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Begitu jua, makin bertambah semangat beribadah. Mendorong kepada jamaah, agar perlu ditingkatkan lagi ibadah yang sekiranya belum baik. “Kalau sudah 60 tahun, harus semangat beribadah,” pesannya. Lebih-lebih, mengejawantahkan shalat berjamaah di masjid.

“Shalat lima waktu di masjid. Memakmurkan masjid dengan pengajian dan sebagainya. Karena saking banyaknya keutamaannya shalat berjamaah di masjid,” jelas Jamal.

Dan, tak ketinggalan, semakin bertambah harmoni bahtera kehidupan keluarga yang dikonstruksi sedemikian rupa. “Bahagia dunia dan akhirat,” tandas Direktur SDI & AIK RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ini. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Gelaran Kontes Robot Indonesia (KRI) 2024 memasuki babak Seleksi Wilayah ....

Suara Muhammadiyah

29 May 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Masjid dan pengajian menjadi perhatian utama bila sebuah Pimpinan Ranti....

Suara Muhammadiyah

9 December 2025

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah 1 Karanggeneng, Lamongan, melaksanakan program B....

Suara Muhammadiyah

15 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mengenalkan olahraga sejak dini kepada anak-anak merupakan hal....

Suara Muhammadiyah

16 February 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) secara resmi meluncurkan pusat ....

Suara Muhammadiyah

23 May 2025