Kesempatan Bersyukur dan Bermuhasabah untuk Kehidupan Makin Bermakna

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
553
H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Berakhirnya sebuah tahun yang dijalani—sebelum memasuki tahun yang baru—menjadi ruang kontemplasi penting dilakukan. Yang jelas, “Berkurang kesempatan kita hidup di dunia,” kata Muhammad Jamaludin Ahmad.

Itu sangat benderang sekali. Bahwa sekarang dengan umur yang masih tersisa ini, laiklah untuk mengekspresikan kesyukuran atas percikan nikmat yang disemai Tuhan di semesta.

“Bersyukur sudah dikasih umur sampai saat ini, apalagi yang sudah 70 tahun ke atas. Karena Allah sudah banyak memberikan nikmat kepada kita,” tutur Jamal saat Pengajian Rabu Pahing di Halaman Gedung KH Sudja’ Kompleks RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (31/12).

Di situlah terselip celah bermuhasabah. “Terhadap apa yang telah kita lakukan selama setahun ini,” sebutnya. Panorama muhasabah seakan berulang setiap akhir tahun. Dan itu merupakan sesuatu hal yang niscaya. Jika kemudian ditemukan kekeliruan dalam petualangan kehidupan di dunia, “maka masih ada kesempatan kita perbaiki bersama,” sambung Jamal.

Jika hal demikian itu dilakukan, tidak dinafikan akan bertambah keimanan. Sungguh, iman menjadi bantalan vital dalam kehidupan. Alangkah beciknya, keimanan itu bertambah lebih bagus. “Modal menghadapi godaan dan ujian hidup,” ujar Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Begitu jua, makin bertambah semangat beribadah. Mendorong kepada jamaah, agar perlu ditingkatkan lagi ibadah yang sekiranya belum baik. “Kalau sudah 60 tahun, harus semangat beribadah,” pesannya. Lebih-lebih, mengejawantahkan shalat berjamaah di masjid.

“Shalat lima waktu di masjid. Memakmurkan masjid dengan pengajian dan sebagainya. Karena saking banyaknya keutamaannya shalat berjamaah di masjid,” jelas Jamal.

Dan, tak ketinggalan, semakin bertambah harmoni bahtera kehidupan keluarga yang dikonstruksi sedemikian rupa. “Bahagia dunia dan akhirat,” tandas Direktur SDI & AIK RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ini. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Selasa, 7 November 2023, Pimpinan Ranting Muhammadiyah da....

Suara Muhammadiyah

8 November 2023

Berita

BLITAR, Suara Muhammdiyah - Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Latifah Iskandar turut menghadiri acara M....

Suara Muhammadiyah

2 July 2025

Berita

PCM dan PCA Doro Gelar Rapimcab Bersama: Momentum Sinergi untuk Kemajuan AUM di Lereng Perbukitan P....

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

Berita

BOYOLALI, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 126 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimu....

Suara Muhammadiyah

28 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam agenda Global Forum for Climate Movement yang dihadiri ....

Suara Muhammadiyah

17 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah