Ketua LDK Pusat Tegaskan Iman sebagai Kompas Kehidupan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
578
Muchammad Arifin, SAg., MAg saat menyampaikan Kajian Ahad Pagi di Masjid Darussalam, Jalan Basuki Rahmad, Kota Tuban, Jawa Timur, Ahad pagi (11/1)

Muchammad Arifin, SAg., MAg saat menyampaikan Kajian Ahad Pagi di Masjid Darussalam, Jalan Basuki Rahmad, Kota Tuban, Jawa Timur, Ahad pagi (11/1)

TUBAN, Suara Muhammadiyah — Suasana Masjid Darussalam, Jalan Basuki Rahmad, Kota Tuban, Jawa Timur, Ahad pagi (11/1), terasa berbeda sejak pukul 06.00 WIB. Kajian Dhuha yang berlangsung hingga pukul 07.00 WIB itu tidak hanya menghadirkan nasihat keimanan, tetapi juga kisah-kisah reflektif dan tayangan video inspiratif yang membuat jamaah larut dalam suasana penuh makna, gembira, dan sesekali diselingi tawa hangat.

Kajian bertema “Menjadikan Iman Sebagai Kompas Kehidupan” tersebut disampaikan oleh Ustadz Muchamad Arifin, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dengan gaya tutur yang mengalir dan membumi, beliau mengajak jamaah merenungi bagaimana iman seharusnya menjadi penentu arah hidup, bukan sekadar hiasan dalam ritual.

Dalam pemaparannya, Ustadz Arifin menggambarkan iman seperti pondasi bangunan. Melalui cerita-cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. "Seindah apa pun amal dan pencapaian, semuanya bisa runtuh seketika jika pondasi iman rapuh dan tidak dirawat," tegasnya.

Beliau juga menyoroti tantangan keimanan di era digital, di antaranya kebiasaan berlebihan dalam bermedia sosial, sikap pamer, serta marah yang tak terkendali. Penyampaian yang disertai contoh nyata membuat jamaah tidak hanya tersenyum, tetapi juga terdiam dalam renungan.

Arifin mengajak jamaah bercermin pada kualitas shalat dan niat. Shalat, menurutnya, bukan sekadar rutinitas, melainkan penjaga diri yang menahan seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Sementara niat adalah modal utama yang menentukan bernilai atau tidaknya sebuah ibadah di sisi Allah.

Berlangsung dalam suasana yang ringan namun sarat makna, kajian ini ditutup dengan ajakan untuk menjaga iman agar tetap menjadi kompas kehidupan—menuntun langkah, meluruskan tujuan, dan menenangkan hati. Jamaah pun meninggalkan masjid dengan wajah cerah, membawa bekal iman untuk menjalani hari dengan lebih sadar dan penuh semangat.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Lembaga Studi Keislaman dan Kemuhammadiyahan Universitas Muham....

Suara Muhammadiyah

6 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan Duta Besar ....

Suara Muhammadiyah

8 April 2026

Berita

BANJARBARU, Suara Muhammadiyah - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, Majelis Lingkun....

Suara Muhammadiyah

7 January 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Kongres Regional ke-13 Search for SEAMEO Young Scientists (SSYS) 20....

Suara Muhammadiyah

19 June 2024

Berita

KAPUAS, Suara Muhammadiyah  – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas terus m....

Suara Muhammadiyah

10 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah