Ketua LPP PWM Jatim Beri Motivasi Mudir PesantrenMu

Suara Muhammadiyah

2 September 2024

1427
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah – Guna mendorong Pesantren Muhammadiyah yang ada di Banyuwangi menjadi pesantren yang kuat, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Pradana Boy melakukakan kunjungan ke Banyuwangi.

Kunjungan kali ini juga untuk memberi motivasi pada mudir serta pengasuh di 2 pondok pesantren setingkat SMP/MTs dan 1 pondok pesantren ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) yang merupakan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dibidang Pondok Pesantren yang ada di Banyuwangi. 

Diawali dari ponpes ABK Ahmad Dahlan silaturrahim Ketua LPP PWM Jatim didampingi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi dan LPP PDM Banyuwangi. Berlanjut kemudian diskusi bersama di Ponpes INSAT Sumberasri dan terakhir penyampaian arahan dan motivasi di MBS Al Hikmah Gambiran, Ahad (01/09/2024).

“Keinginan Muhammadiyah untuk memiliki banyak pesantren sudah mulai optimis terpenuhi dari sisi kuantitas, terlihat dari data jumlah mengalami kenaikan dari 200 hingga saat ini ada sekitar 400 pesantren,” ujar Pradana Boy, Ketua LPP PWM Jawa Timur.

Meskipun 4 prinsip dasar pesantren harus tetap dipenuhi seperti masjid, ada guru atau kyai, memiliki santri, ada asrama dan kitab. Namun sejalan dengan pertambahan kuantitas, ada hal pembeda yang harus dimiliki oleh pesantren Muhammadiyah yakni Mudir sebagai pelaksana manajerial dan figur kyai sebagai tokoh pesantren tersebut.

“Dari hasil diskusi kita di LPP Pimpinan Pusat, kita putuskan bahwa dimanapun pesantren Muhammadiyah yang merupakan AUM, maka Mudir atau pengasuh sifatnya periodik dan figur kyai sebagai sanadnya tidak lain adalah Kyai Ahmad Dahlan,” tambahnya.

Sementara itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi menyampaikan ini merupakan gerak dan karya positif Muhammadiyah Banyuwangi dalam membangun sumber daya manusia. Secara berkesinambungan untuk menjadikan kader umat yang bermuara pada etos kader berpegang pada agama meski berprofesi dibidang yang lain.

“Pondok pesantren Muhammadiyah kita hadirkan di Banyuwangi untuk mengakomodir kebutuhan pendidikan berbasis ilmu pengetahuan agama yang berdampingan dengan ilmu soft skill seperti enterpreuner dan sains teknologi,” ucap Mukhlis Lahudin, Ketua PDM Banyuwangi.

Sesuai arahan dari LPP PWM Jatim yang kemudian menjadi pegangan LPP PDM Banyuwangi untuk terus berusaha mengelola dan bersama-sama membesarkan pesantren Muhammadiyah di Banyuwangi sebagai amal usaha bersama antara PCM dan Mudir selaku pelaksana manajerial pesantren.

Diakhir acara dilakukan penandatanganan prasasti peresmian gedung belajar baru lantai pertama Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Hikmah Gambiran oleh Ketua LPP PWM Jatim. Dilanjut kemudian dengan penandatanganan nota kerjasama MBA Al Hikmah Gambiran dengan Bank Muamalat. (Rizkie Andri)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

  YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Madrasah Muballighat ‘Aisyiyah (MMA) DIY adalah salah....

Suara Muhammadiyah

10 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Organisasi sosial kemasyarakatan berbasis agama harus memilik....

Suara Muhammadiyah

29 April 2024

Berita

ASAHAN, Suara Muhammadiyah - Musyawarah Cabang (Musycab) V Muhammadiyah dan Aisyiyah di Cabang Lubuk....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi tuan rumah penyele....

Suara Muhammadiyah

15 July 2024

Berita

PADANG PANJANG, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menanamkan rasa cinta terhadap seni dan budaya Nus....

Suara Muhammadiyah

1 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah