Ketua MDMC Aceh Tengah Lepas Nakes ke Wilayah Terdampak Bencana

Suara Muhammadiyah

8 January 2026

566
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TAKENGON, Suara Muhammadiyah – Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Yan Budianto di damping Sekretaris Agusnaidi B, melepas relawan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan dampak bencana di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (08/01/2026).

Relawan yang diberangkatkan merupakan tenaga medis dan tenaga kesehatan lintas profesi yang dengan sukarela dan penuh keikhlasan mengabdikan diri untuk melayani masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Yan Budianto pada saat pelepasan mengatakan fokus utama penugasan saat ini berada di Kecamatan Ketol yaitu Desa Burlah, Kekuyang, Bugeara dan Bintang Pepara, Bergang, Pantan Redup dan Karang Ampar.

Sedangkan untuk Kecamatan Linge masih harus menggunakan sling penyeberangan untuk menuju 5 kampung yaitu, Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kute Reje dan Reje Payung dengan jumlah penduduk 532 KK.

“Sekarang kita koordinasikan agar tidak ada daerah yang kelebihan tenaga dan tidak ada daerah yang kekurangan. Semua harus merasakan distribusi layanan kesehatan yang adil dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkap Yan Budianto.

Pada Kamis (8/1/2026) relawan diberangkatkan ke wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi, antara lain Bener Meriah, Takengon, termasuk daerah yang hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

“Kami membawa tim yang lengkap, termasuk psikolog klinis dan psikiater untuk penanganan trauma healing, karena pemulihan tidak hanya fisik tetapi juga mental masyarakat terdampak,” tambah Agusnaidi Budaya Sekretaris POSKORDA Aceh Tengah.

Tim relawan terdiri dari berbagai disiplin, mulai dari dokter spesialis mata, bedah, neurologi, anak, dokter umum, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga laboratorium, radiografer, kesehatan lingkungan, epidemiolog, hingga psikolog klinis dan psikiater yang difokuskan pada layanan trauma healing, khususnya di posko pengungsian.

Sejak hari ketiga pascabencana, Kemenkes telah mengirimkan tenaga kesehatan ke wilayah terdampak. Namun pada tahap awal, pengiriman dilakukan secara mandiri oleh masing-masing rumah sakit. Melalui koordinasi terpusat, distribusi relawan kini dilakukan lebih merata agar seluruh wilayah terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. (Agusnaidi B/Riz/Ha)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) secara resmi menan....

Suara Muhammadiyah

23 May 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Wilayah DKI Jakarta menggelar ....

Suara Muhammadiyah

22 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Musibah Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,8 menimpa Maroko Jum'at (8/....

Suara Muhammadiyah

10 September 2023

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Tim Tapak Suci IMBS Miftahul Ulum Pekajangan sukses menyabet gelar ....

Suara Muhammadiyah

9 October 2023

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Target 80 persen terakses aplikasi Satu Data Muhammadiyah (SatuMu....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah