Ketua MDMC Aceh Tengah Lepas Nakes ke Wilayah Terdampak Bencana

Suara Muhammadiyah

8 January 2026

664
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TAKENGON, Suara Muhammadiyah – Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Yan Budianto di damping Sekretaris Agusnaidi B, melepas relawan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan dampak bencana di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (08/01/2026).

Relawan yang diberangkatkan merupakan tenaga medis dan tenaga kesehatan lintas profesi yang dengan sukarela dan penuh keikhlasan mengabdikan diri untuk melayani masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Yan Budianto pada saat pelepasan mengatakan fokus utama penugasan saat ini berada di Kecamatan Ketol yaitu Desa Burlah, Kekuyang, Bugeara dan Bintang Pepara, Bergang, Pantan Redup dan Karang Ampar.

Sedangkan untuk Kecamatan Linge masih harus menggunakan sling penyeberangan untuk menuju 5 kampung yaitu, Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kute Reje dan Reje Payung dengan jumlah penduduk 532 KK.

“Sekarang kita koordinasikan agar tidak ada daerah yang kelebihan tenaga dan tidak ada daerah yang kekurangan. Semua harus merasakan distribusi layanan kesehatan yang adil dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkap Yan Budianto.

Pada Kamis (8/1/2026) relawan diberangkatkan ke wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi, antara lain Bener Meriah, Takengon, termasuk daerah yang hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

“Kami membawa tim yang lengkap, termasuk psikolog klinis dan psikiater untuk penanganan trauma healing, karena pemulihan tidak hanya fisik tetapi juga mental masyarakat terdampak,” tambah Agusnaidi Budaya Sekretaris POSKORDA Aceh Tengah.

Tim relawan terdiri dari berbagai disiplin, mulai dari dokter spesialis mata, bedah, neurologi, anak, dokter umum, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga laboratorium, radiografer, kesehatan lingkungan, epidemiolog, hingga psikolog klinis dan psikiater yang difokuskan pada layanan trauma healing, khususnya di posko pengungsian.

Sejak hari ketiga pascabencana, Kemenkes telah mengirimkan tenaga kesehatan ke wilayah terdampak. Namun pada tahap awal, pengiriman dilakukan secara mandiri oleh masing-masing rumah sakit. Melalui koordinasi terpusat, distribusi relawan kini dilakukan lebih merata agar seluruh wilayah terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. (Agusnaidi B/Riz/Ha)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melaksanakan acara KPU Goes To ....

Suara Muhammadiyah

28 October 2023

Berita

ACEH TENGAH, Suara Muhammadiyah - Wakaf adalah salah satu instrumen sosial-ekonomi Islam yang terbuk....

Suara Muhammadiyah

3 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Umat Islam merayakan Idul Fitri 1447 H dengan penuh sukacita. Pada ....

Suara Muhammadiyah

20 March 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, ....

Suara Muhammadiyah

1 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tingginya biaya hidup kerap menjadi tantangan bagi mahasiswa p....

Suara Muhammadiyah

28 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah