Ketua MDMC Aceh Tengah Lepas Nakes ke Wilayah Terdampak Bencana

Publish

8 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
257
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TAKENGON, Suara Muhammadiyah – Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Yan Budianto di damping Sekretaris Agusnaidi B, melepas relawan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan dampak bencana di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (08/01/2026).

Relawan yang diberangkatkan merupakan tenaga medis dan tenaga kesehatan lintas profesi yang dengan sukarela dan penuh keikhlasan mengabdikan diri untuk melayani masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Yan Budianto pada saat pelepasan mengatakan fokus utama penugasan saat ini berada di Kecamatan Ketol yaitu Desa Burlah, Kekuyang, Bugeara dan Bintang Pepara, Bergang, Pantan Redup dan Karang Ampar.

Sedangkan untuk Kecamatan Linge masih harus menggunakan sling penyeberangan untuk menuju 5 kampung yaitu, Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kute Reje dan Reje Payung dengan jumlah penduduk 532 KK.

“Sekarang kita koordinasikan agar tidak ada daerah yang kelebihan tenaga dan tidak ada daerah yang kekurangan. Semua harus merasakan distribusi layanan kesehatan yang adil dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkap Yan Budianto.

Pada Kamis (8/1/2026) relawan diberangkatkan ke wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi, antara lain Bener Meriah, Takengon, termasuk daerah yang hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

“Kami membawa tim yang lengkap, termasuk psikolog klinis dan psikiater untuk penanganan trauma healing, karena pemulihan tidak hanya fisik tetapi juga mental masyarakat terdampak,” tambah Agusnaidi Budaya Sekretaris POSKORDA Aceh Tengah.

Tim relawan terdiri dari berbagai disiplin, mulai dari dokter spesialis mata, bedah, neurologi, anak, dokter umum, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga laboratorium, radiografer, kesehatan lingkungan, epidemiolog, hingga psikolog klinis dan psikiater yang difokuskan pada layanan trauma healing, khususnya di posko pengungsian.

Sejak hari ketiga pascabencana, Kemenkes telah mengirimkan tenaga kesehatan ke wilayah terdampak. Namun pada tahap awal, pengiriman dilakukan secara mandiri oleh masing-masing rumah sakit. Melalui koordinasi terpusat, distribusi relawan kini dilakukan lebih merata agar seluruh wilayah terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. (Agusnaidi B/Riz/Ha)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILEUNGSI, Suara Muhammadiyah – SMK Muhammadiyah 4 Cileungsi kembali menunjukkan komitmennya d....

Suara Muhammadiyah

29 May 2025

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Tahun Akademi....

Suara Muhammadiyah

10 September 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) sukses gelar The 7th Internatio....

Suara Muhammadiyah

12 August 2025

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) P....

Suara Muhammadiyah

24 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - LazisMu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar seremon....

Suara Muhammadiyah

23 April 2025