Khutbah Jum'at: Keutamaan Hari-Hari Tasyrik dalam Islam
Oleh: Muhammad DN, S.Ag, MHI, Ketua PDM Hulu Sungai Tengah-Kalimantan Selatan
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَاذَا وَمَا كُنَّ لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللهُ
أَشْهدُ أَنْ لاَ إَلَهَ إِلاّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَلآَهُ.
أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
قَالَ تَعَالَى فِي القُرْآنِ الكَرِيمِ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِه
وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّاوَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ
Ma'asyiral Muslimin, Jamaah Jumat yang dirahmati Allah!
Segala puji dan syukur mari kita haturkan ke hadirat Allah SwT, karena kemurahan rahmatnya sehingga masih Allah limpahkan beragam nikmatnya kepada kita.
Kemudian, shalawat serta salam mari kita sanjungkan kepada utusanNya, Nabi Muhammad Saw. sosok yang telah mengenalkan kita dengan Islam sehingga kita bisa terbebas dari bahaya seperti zaman jahiliyah.
Hari ini kita berada di hari tasyrik, hari-hari yang sangat mulia di sisi Allah Swt, namun sering dilalaikan oleh sebagian kaum muslimin. Hari tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Disebut “tasyrik” karena pada masa dahulu kaum muslimin menjemur daging kurban di bawah sinar matahari, atau dalam bahasa Arab disebut “tasyriq”.
Jamaah Jumat Rahimakumullah!
Hari-hari tasyrik memiliki kedudukan yang agung dalam Islam. Allah Swt. berfirman:
وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ
“Dan berzikirlah kepada Allah pada hari-hari yang berbilang.” (QS. Al-Baqarah: 203)
Para ulama tafsir menjelaskan bahwa yang dimaksud “hari-hari yang berbilang” adalah hari-hari tasyrik.
Jamaah Jumat Rahimakumullah!
Di antara keutamaan hari tasyrik adalah:
1. Hari untuk banyak berzikir kepada Allah
Hari tasyrik disebut sebagai hari zikir. Karena itu kaum muslimin dianjurkan memperbanyak mengucapkan takbir, tahmid , tasbih, dan tahlil. Demikian juga dianjurkan membaca Al-Qur’an, istighfar dan banyak berdoa.
2. Hari yang diharamkan untuk berpuasa
Rasulullah Saw. melarang berpuasa pada hari tasyrik. Dalam hadis disebutkan:
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرِ اللَّهِ
“Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah.”
(HR. Muslim)
Ini menunjukkan kasih sayang Allah kepada kita agar menikmati karunia Allah dengan penuh syukur kepadaNya.
3. Hari penyempurna ibadah haji
Bagi jamaah haji, hari tasyrik diisi dengan mabit di Mina dan melempar jumrah. Ini menunjukkan bahwa hari tasyrik adalah bagian penting dari syiar Islam. Allah berfirman:
ذَٰلِكَۖ وَمَن يُعَظِّمۡ شَعَٰٓئِرَ ٱللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقۡوَى ٱلۡقُلُوبِ
“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi´ar-syi´ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati” (QS. Al-Hajj: 32)
4. Memperbanyak sedekah dan berbagi makanan
Karena hari tasyrik adalah hari makan dan minum, maka sangat dianjurkan berbagi daging kurban, memberi makan fakir miskin, dan mempererat silaturahmi. Karena Allah Swt. telah mengaunugerahkan atau memberikan nikmat yang begitu besar berupa kesehatan, keluarga, rezeki, dan kesempatan beribadah.
Jamaah Rahimakumulllah!
Adapun hikmah hari tasyrik adalah antara lain adalah mengajarkan kepada kaum muslimin agar senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan. Pada hari-hari tersebut umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir sebagai bentuk kedekatan kepada Allah Swt.
Hari tasyrik juga menjadi momentum untuk mensyukuri nikmat makanan dan rezeki yang Allah berikan. Melalui daging kurban dan berbagai hidangan yang dinikmati bersama keluarga serta sesama muslim, kita diajarkan agar tidak kufur terhadap nikmat Allah. Selain itu, hari tasyrik mempererat ukhuwah Islamiyah di antara kaum muslimin. Pada hari-hari tersebut umat Islam saling berkunjung, berbagi makanan, dan merasakan kebersamaan dalam suasana penuh kegembiraan dan persaudaraan.
Hari tasyrik juga menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama. Pembagian daging kurban kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan mengajarkan umat Islam untuk peduli, berbagi, dan membantu saudara-saudara yang kekurangan.
Di samping itu, hari tasyrik menjadi sarana menghidupkan syiar Islam dengan takbir. Kumandang takbir yang terdengar di masjid, rumah, dan berbagai tempat menjadi tanda kebesaran Allah serta memperlihatkan keagungan ajaran Islam di tengah masyarakat.
Hadirin, jamaah Jumat rahimakumullah!
Demikian khutbah ini disampaikan, semoga ada manfaatnya bagi kita semua. Mari kita jadikan hari-hari tasyrik ini sebagai peluang mendekatkan diri kepada Allah dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Mudah-mudahan Allah Swt. menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang pandai bersyukur dan gemar berzikir kepada-Nya.
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطنِ الرَّجِيْمِ . بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
وَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ فِيٓ أَيَّامٖ مَّعۡدُودَٰتٖۚ فَمَن تَعَجَّلَ فِي يَوۡمَيۡنِ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِ وَمَن تَأَخَّرَ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِۖ لِمَنِ ٱتَّقَىٰۗ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّكُمۡ إِلَيۡهِ تُحۡشَرُونَ
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

