TEMANGGUNG, Suara Muhammadiyah - Pondok Pesantren Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak (Almatera) Temanggung melaksanakan Khutbah Wada’ Angkatan XLI pada Ahad (31/5/2026) di Gedung Pemuda Kowangan Temanggung dengan tema, “Mencetak generasi berkualitas; berakidah lurus, berakhlak mulia, berdakwah untuk umat”.
Ragam kegiatan pra-acara, menampilkan kreatifitas santri demonstrasi seni bela diri tapak suci dan pertunjukan drama menghibur para tamu undangan dan hadirin di Gedung Pemuda. 261 santri yang secara resmi mengikuti prosesi khutbah wada’ tahun 2026 dan diwisuda di tempat terhormat menandai kelulusan di unit madrasah tsanawiyah, sekolah menengah pertama, sekolah menengah kejuruan dan madrasah aliyah untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebuh tinggi.
Dalam sambutannya, Mudirul Ma'had Syamsuri Adnan, menyampaikan pesan kepada para santri yang telah lulus dengan pesan, ” Jangan sampai fondasi keimanan, ibadah, dan akhlakul karimah yang telah dibangun di pondok tidak dijiwai dan dipegangi. Apabila fondasi tersebut runtuh, akan menjadi sebuah kerugian besar di dunia maupun di akhirat." Direktur pondok juga menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam kepada semua wali santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada pondok pesantren dan semoga melahirkan kader umat yang unggul.
Momentum penuh haru yang mengumumkan penetapan Santri Teladan Tahun Ajaran 2025/2026 menjadi momen penuh arti dan makna bagi semua santri. Adapun santri penerima penghargaan predikat santri teladan diraih oleh 1. Ridhwan Fajri Mudzakir dari Madrasah Tsanawiyah putra Bapak Agus Pranta asal Gunungpring, Muntilan, Magelang. 2. Arkan Aufa Azzaidan dari Madrasah Aliyah putra Bapak Heri Sugiyanta, asal Srikayang, Sentolo, Kulon Progo. 3. Alfafa Rahma Zuhaira dari SMK putri Bapak Abdullah Alfaqih, asal Botoputih, Tembarak, Temanggung. 4. Bintang Kamil El Shidqi SMP Muhammadiyah Kaliabu putra Bapak Suharmoko, asal Sumberarum, Tempuran, Magelang.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta, memberikan tausyiyah dan membekali kepada para wisudawan dengan pesan global yang inklusif pada nilai-nilai dasar Islam dan menyoroti tantangan disrupsi zaman yang menuntut kecerdasan ganda. ”Dua orang yang rakus dan tidak pernah kenyang: orang yang rakus terhadap ilmu dan tidak pernah kenyang dengannya, serta orang yang rakus terhadap dunia dan tidak pernah kenyang dengannya." (HR. Al-Hakim)," tegasnya.
Khutbah Wada 2026 yang diakhiri dengan pembacaan Ikrar Wisuda secara massal dan penyerahan estafet pengurus alumni kepada organisasi KALAM (Keluarga Alumni Al-Mu'min). (A Khamid, Umi Hasan).

