Kisah Al-Qur'an Inspirasi Mendidik Generasi

Publish

2 September 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1063
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Gerakan Subuh Mengaji Aisyiyah Jawa Barat dilaksanakan pada Senin, 2 September 2024. Dengan tema “Menanamkan Nilai Nilai Keislaman Melalui Kisah”. Dihadiri Hendri Johana ST., HI., MM Ketua Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia (PPMI) sebagai narasumber dalam kesempatan tersebut.

Dalam paparannya, Hendri mengatakan sebagai umat Islam harus bangga memiliki Al-Qur’an. Menurutnya Sebagai umat Muslim harus senantiasa mempelajari Al-Qur’an karena didalamnya mengandung kisah-kisah hebat yang belum banyak diketahui. 

“Tentunya kita patut bangga terhadap Al-Qur’an. Kita harus selalu mempelajari Al Qur’an dan memahami isinya. Sejatinya banyak hal yang kita tidak tau didalam Al-Qur’an terdapat kisah superhero-superhero yang sebenarnya,” katanya. 

Hendri mengungkapkan perbedaan superhero-superhero buatan eropa dan superhero yang sesungguhnya. Yang hal itu terdapat dalam kisah-kisah di Al-Qur’an.

“Nah, bedanya superhero eropa adalah superhero buatan (palsu) karena itu hanya buatan manusia. Sedangkan superhero yang asli adalah superhero di dalam kisah Al-Qur’an. Superhero yang bisa memberikan inspirasi dan contoh yang nyata untuk kita dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan terkait arti per huruf dari kata “kisah” itu sendiri. Menurutnya arti kata kisah itu memiliki komponen kata K, kinestetik yang berarti gerak. 

“Ini adalah sebuah konsep, yang memformulasikan pola seperti ini di dalam kisah itu sendiri,” tutur Hendri.

“Kisah terdiri dari K, kinestetik atau yang berarti gerak. I, interection atau yang berarti interaksi positif. S, sound atau yang berarti suara. A, auditory atau yang berarti mendengar. H, holy in soul atau yang berarti kemurnian jiwa,” jelasnya.

Hendri menegaskan, sebagai umat Islam harus bisa menerapkan kisah-kisah yang terkandung didalamnya Al-Qur’an dalam mendidik anak-anak generasi penerus bangsa. Menurutnya kisah-kisah didalam Al-Qur’an menjadi inspirasi untuk mendidik generasi bangsa hari ini. 

“Kita harus bisa berkisah, kisah yang begitu banyak harus dibatasi dengan kisah-kisah tertentu dengan berbagai kisah tersebut. Gimana caranya anak-anak kita menjadi baik dan menjadi indah,” pungkasnya. (Alle)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Pelatihan Pembuatan Makanan Berbahan Baku Labu bagi Pekerja M....

Suara Muhammadiyah

22 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam respesi Milad Muhammadiyah ke-111, Sabtu malam (18/11) ....

Suara Muhammadiyah

19 November 2023

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah - Sanggar Tari Muhdelas, salah satu program unggulan baru SD Muha....

Suara Muhammadiyah

13 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setelah berjuang menghadapi Sumatif Akhir Semester (SAS) semes....

Suara Muhammadiyah

15 December 2023

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Pada hari Rabu, 13 Maret 2024, Muhammadiyah Children Center (MCC) D....

Suara Muhammadiyah

14 March 2024