MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) resmi melepas 108 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode II Tahun 2026 dengan tema “Pengembalian Anak Tidak Sekolah Kabupaten Magelang Tahun 2026”. Kegiatan KKN akan berlangsung selama satu bulan, mulai 19 Januari hingga 14 Februari 2026.
Adapun pelepasan mahasiswa yang dilaksanakan pada Rabu (7/1) di Halaman Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Kampus 2 UNIMMA tersebut menjadi wujud komitmen UNIMMA dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Magelang, khususnya dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.
Mahasiswa UNIMMA akan menjalankan program di berbagai wilayah Kabupaten Magelang, meliputi Kecamatan Grabag dan Pakis di lereng Gunung Merbabu, Kecamatan Sawangan di lereng Gunung Merapi, Kecamatan Kajoran dan Kaliangkrik di lereng Gunung Sumbing, serta Kecamatan Mertoyudan sebagai wilayah terdekat.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Litbangda Kabupaten Magelang, Puji Lestari, S.T., M.Eng, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi UNIMMA dalam program pengabdian masyarakat tersebut. “Saya berharap program pengabdian pada masyarakat ini nanti bisa benar-benar berdampak nyata dan berkelanjutan. Tidak hanya selesei dalam jangka waktu satu bulan saja tetapi nanti ada program lanjutan,” ujarnya.
Puji juga menjelaskan bahwa penanganan ATS selaras dengan visi misi, dan program prioritas Bupati Magelang yang tertuang dalam Sapta Cipta, yaitu pinter ngaji, pinter sekolah bocahe. Disebutkan, berdasarkan data UNICEF tahun 2022, tercatat lebih dari 5.700 anak tidak sekolah di Kabupaten Magelang.
Melalui KKN Tematik tersebut, mahasiswa akan mengawali program dengan melakukan verifikasi dan validasi data ATS, dilanjutkan dengan pendampingan untuk mengembalikan anak-anak ke jalur pendidikan, baik di sekolah formal maupun nonformal seperti PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) atau program kejar paket.
“Kami berharap besar dengan program KKN UNIMMA ini bisa berkontribusi untuk meningkatkan indikator makro pembangunan Kabupaten Magelang, salah satunya dari indeks pembangunan manusia. Dan nantinya bisa berkontribusi untuk penurunan angka kemiskinan,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Digitalisasi UNIMMA, Prof. Yun Arifatul Fatimah, MT., Ph.D, menekankan bahwa KKN Tematik tersebut merupakan kesempatan strategis bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah daerah.
“Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk in touch dengan masyarakat dan menjadi bagian penting dari program pemerintah. Tunjukkan bahwa kalian mahasiswa UNIMMA yang cerdas, berintegritas, jujur, bertanggung jawab, mandiri, serta siap bersinergi dan berkolaborasi,” pesannya.
Prof. Yun juga mengingatkan mahasiswa agar mengedepankan nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan selama menjalankan KKN. “Kenakan jaket almamater UNIMMA dengan bangga dan tunjukkan nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan dalam sikap serta tindakan. Rangkul masyarakat dan dampingi anak-anak yang tidak sekolah dengan solusi yang konstruktif agar mereka kembali bersemangat untuk bersekolah,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya KKN Tematik tersebut, UNIMMA menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Magelang.

