KKN UMAD Palembang KKN di Ogan Ilir Dorong Inovasi Kesehatan

Suara Muhammadiyah

4 February 2025

1525
Foto Istimewa

Foto Istimewa

OGAN ILIR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMAD) Palembang mencatatkan sejarah baru dengan menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) perdana di Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 21 Februari 2025 ini diikuti oleh 184 mahasiswa dari berbagai program studi, dengan fokus utama pada penerapan teknologi cerdas untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

KKN ini secara resmi dibuka oleh Bupati Ogan Ilir yang diwakili oleh Dinas Pendidikan Ogan Ilir, disaksikan oleh Camat Indralaya Utara, Rektor UMAD Palembang, serta tokoh masyarakat dan pejabat setempat.

Rektor UMAD Palembang, Heri Shatriadi CP, M.Kes, menjelaskan bahwa KKN ini merupakan yang pertama kali diadakan sejak perubahan status dari Institut menjadi Universitas pada Desember 2024. "Sebelumnya, kegiatan ini kami kenal dengan PKL Terpadu. Namun, seiring dengan perubahan menjadi Universitas, namanya pun berubah menjadi KKN," ujarnya.

Mengusung tema "Membangun Teknologi Cerdas untuk Kesehatan Masyarakat", UMAD Palembang ingin menjawab tantangan zaman di mana teknologi memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan. "Inovasi digital dan pemanfaatan teknologi cerdas dapat menjadi solusi dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, baik dalam pencegahan, edukasi, maupun pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan merata," kata Heri.

Mahasiswa KKN yang tergabung dalam 18 kelompok ini berasal dari berbagai program studi rumpun ilmu kesehatan dan teknologi, seperti Gizi, Teknologi Laboratorium Medis, Kesehatan Lingkungan, Keperawatan, Kebidanan, dan Fisioterapi. Mereka akan terjun langsung ke 1 kelurahan dan 15 desa di Kecamatan Indralaya Utara untuk melakukan pendataan menggunakan aplikasi "PANDAMAS" (Pangkalan Data Masyarakat) yang dirancang khusus oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi.

"Aplikasi PANDAMAS ini akan menjadi alat yang sangat berguna untuk mengumpulkan data kependudukan dan kesehatan masyarakat. Kami berharap aplikasi ini dapat dihibahkan kepada pemerintah daerah setempat, sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik," jelas Heri.

Selain pendataan, mahasiswa KKN juga akan menyusun dan melaksanakan program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing desa. Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan derajat kesehatan masyarakat setempat.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Mutu pendidikan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya atau Mudipat terus un....

Suara Muhammadiyah

20 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sejak awal, kemandirian telah menjadi etos dari gerakan Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

21 January 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah –  Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara melakukan kegiatan ....

Suara Muhammadiyah

24 July 2023

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melaksanakan T....

Suara Muhammadiyah

19 May 2026

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) MDMC Kab Cirebon yang didukung ....

Suara Muhammadiyah

23 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah