Komitmen Lahirkan SDM Unggul, UMM Jajaki Kerjasama dengan Eurojob Jerman

Publish

10 July 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1391
UMM

UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - CEO Eurojob Jerman, Mr. Marco Kunert menjelaskan salah satu tantangan terbesar SDM Indonesia untuk bekerja di Jerman adalah kendala bahasa. Padahal persyarat bahasa menadi kunci agar bisa diterima di berbagai sektor. Misalnya saja calon pekerja harus memiliki level A2 untuk berkarya di bidang tataboga, perhotelan, dan lain sebagainya. 

Melihat peluang tersebut, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berupaya melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan profesional, baik di dalam maupun luar negeri. UMM menjajaki kerjasama dengan Eurojob Jerman dalam aspek SDM yang disiapkan untuk berkarya di Jerman. Adapun pertemuan itu dilaksanakan pada 8 Juli 2024, kemarin.

“Jerman sangat terbuka dengan peluang-peluang pekerjaan bagi SDM negara lain. Banyak bidang yang masih memerlukan pegawai ahli seperti perawat, chef, pekerja kelistrikan, mekanik di pabrik-pabrik besar seperti BMW, fisioterapis dan lain sebagainya,” ujar Marco Kunert. 

Untuk bekerja di Jerman, seseorang paling tidak sudah memiliki sertifikat bahasa dan bukti pengalaman kerja atau pelatihan di bidang tertentu selama dua tahun. Maka, kerjasama dengan pendidikan tinggi Indonesia tentu akan memberikan proses yang lebih lancar dan mudah. Utamanya dalam mempersiapkan SDM-SDM yang benar-benar bagus dan bisa langsung bekera di Jerman tanpa banyak halangan.

Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik, M.Si. menjelaskan bahwa bahasa memang jadi halangan. Selama ini, UMM sudah memiliki language center yang mengajarkan bahasa-bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Belanda, Jerman, Arab hingga Prancis. Sehingga, hal ini akan memudahkan jika nanti ada kerjasama untuk persiapan terkait bahasa bagi SDM yang akan bekerja di luar negeri, termasuk Jerman.

“Nanti bisa berkolaborasi dengan Fakultas Vokasi UMM dan mengembangkan program-program. Misalnya saja dengan melaksanakan workshop-workshop penunjang dan pelatihan. Seperti di bdiang mekanik, operator, dan lain sebagainya. Jadi ada program jangka pendek yang bisa langsung dieksekusi,” katanya.

Selain itu, berbagai peluang pekerjaan di Jerman juga bisa diisi oleh para SDM yang lulus dari UMM. Apalagi dengan luasnya jurusan dan berbagai inovasi yang dimiliki Kampus Putih. Contohnya di bdiang fisioterapis. UMM memiliki jurusan dan pendidikan profesi fisioterapis, sehingga secara kelimuan dan praktek telah mumpuni. Kemudian bisa dibekali juga dengan bahasa Jerman untuk memudahkan proses komunikasi di sana. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kembali mengadaka....

Suara Muhammadiyah

10 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Miris. Mungkin menjadi satu kata yang dapat mewakili tulisan ....

Suara Muhammadiyah

12 February 2026

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kontingen Muhammadiyah dan Aisyiyah Surakarta mengirim 23 Personil s....

Suara Muhammadiyah

27 June 2025

Berita

BLORA, Suara Muhammadiyah — Apel Akbar Milad ke-113 Muhammadiyah digelar khidmat pada Selasa (....

Suara Muhammadiyah

18 November 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Panitia Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah Pimpinan Cabang Muhamma....

Suara Muhammadiyah

8 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah