PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kutoarjo menggelar Pawai Ta’aruf pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Komplek Pendopo Kawedanan Kutoarjo hingga Alun-alun Kutoarjo dan berlangsung meriah dengan partisipasi ratusan peserta dari berbagai amal usaha dan lembaga pendidikan.
Pawai Ta’aruf ini menjadi momentum syiar Islam sekaligus ajang mempererat silaturahmi antarwarga dan organisasi otonom Muhammadiyah di wilayah Kutoarjo. Sejak pagi hari, peserta tampak antusias mengenakan busana muslim bernuansa Ramadhan, membawa atribut islami, serta spanduk ucapan selamat menyambut bulan suci.
Ketua PCA Kutoarjo, Nurdiyani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kegembiraan menyambut bulan penuh berkah. “Kami PCA dan AUA Kutoarjo pada hari ini, Jumat, 13 Februari 2026, mengadakan Pawai Ta’aruf Ramadhan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Menurut Nurdiyani, tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat hubungan silaturahmi sekaligus membangkitkan rasa syukur masyarakat atas datangnya bulan suci. “Adapun tujuan Pawai Ta’aruf Ramadhan adalah untuk menjalin hubungan silaturahmi antar sesama dan untuk memotivasi masyarakat agar lebih banyak bersyukur dengan datangnya bulan suci Ramadhan,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pawai Ta’aruf tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga sarana edukasi spiritual, khususnya bagi anak-anak usia dini. Dengan keterlibatan peserta dari Kelompok Bermain ‘Aisyiyah dan Taman Kanak-Kanak ABA, diharapkan nilai-nilai kecintaan terhadap Ramadhan dapat ditanamkan sejak dini.
Peserta kegiatan terdiri atas KB ‘Aisyiyah serta TK ABA 1, TK ABA 2, TK ABA 3, dan TK ABA 4 Kutoarjo. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti rute pawai dengan pengawalan tertib dari aparat keamanan. Sejumlah guru dan orang tua turut mendampingi, memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman.
Selain PCA Kutoarjo, kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kecamatan Kutoarjo, Polsek Kutoarjo, serta Pemuda Muhammadiyah. Kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman selama pawai berlangsung di kawasan pusat kota.
Secara tidak langsung, Nurdiyani menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari syiar Islam yang menggembirakan. Ia menyebutkan bahwa Pawai Ta’aruf merupakan bentuk ekspresi kegembiraan lahir dan batin atas hadirnya Ramadhan yang sudah di ambang pintu. Ia juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berpuasa, khususnya bagi kaum muslimin di Kutoarjo.
“Semoga kita semua bergembira secara lahir batin menyambut hadirnya Ramadhan yang sudah di ambang pintu. Insya Allah, 1 Ramadhan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026,” ucapnya optimistis.
Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat sekitar turut menyambut hangat kegiatan tersebut. Warga yang melintas di sekitar alun-alun berhenti sejenak untuk menyaksikan iring-iringan peserta. Beberapa di antaranya mengabadikan momen dengan telepon genggam.
Suasana religius semakin terasa dengan lantunan shalawat dan takbir yang dikumandangkan sepanjang perjalanan. Spanduk-spanduk bertuliskan pesan moral tentang pentingnya bersyukur, memperbanyak ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah menghiasi barisan peserta.
Pawai Ta’aruf Ramadhan ini menjadi simbol semangat kebersamaan antara organisasi perempuan Muhammadiyah dan masyarakat luas. PCA Kutoarjo sebagai motor penggerak kegiatan menunjukkan komitmennya dalam membangun kehidupan keagamaan yang aktif dan berkemajuan di tingkat cabang.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai dakwah yang menyejukkan disampaikan dengan pendekatan yang menggembirakan, khususnya bagi anak-anak. Pendidikan karakter berbasis nilai Islam ditanamkan secara nyata melalui partisipasi langsung dalam kegiatan keagamaan.
Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, Pawai Ta’aruf juga menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa Ramadhan adalah momentum peningkatan kualitas iman dan takwa. Semangat yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dalam bentuk ibadah yang lebih khusyuk, kepedulian sosial, serta penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya Pawai Ta’aruf Ramadhan 1447 H ini, PCA Kutoarjo berharap semangat menyambut bulan suci tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut dalam praktik kehidupan sehari-hari. Ramadhan diharapkan menjadi titik tolak perbaikan diri, keluarga, dan lingkungan.
Kemeriahan yang terpancar dari wajah para peserta menjadi gambaran bahwa Ramadhan memang disambut dengan hati yang penuh suka cita. Syiar yang dikemas dalam bentuk pawai ini menjadi bukti bahwa dakwah dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, edukatif, dan tetap menjunjung nilai-nilai Islam.
Pawai pun berakhir dengan tertib di kawasan alun-alun Kutoarjo. Para peserta kembali ke lembaga masing-masing dengan penuh semangat, membawa harapan agar Ramadhan tahun ini menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat rasa syukur kepada Allah Swt.

