Kompetisi Inovasi Drone Nasional, UMY Sabet Penghargaan The Best Potential Team

Publish

21 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
247
Dok Istimewa

Dok Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim Al-Mubarok yang bernaung di bawah Microcontroller Robotic Club Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Inovasi Drone Nasional (KIDN) 2025. Dalam kompetisi yang digelar di Lapangan Bola Aldiron, Jakarta, Kamis (18/12), tim ini meraih penghargaan The Best Potential Team berkat inovasi teknologi pengiriman barang (dropping cargo) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dinilai memiliki prospek pengembangan sangat menjanjikan.

Prestasi tersebut diraih melalui kolaborasi solid tiga mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UMY, yakni Syaiban Al Basith (angkatan 2023) sebagai ketua tim, didampingi Maulana Rifky Ramadhani dan Ravid Eka Adiprana (angkatan 2024). Proses pengembangan inovasi ini mendapatkan pendampingan intensif dari dosen pembimbing Rama Okta Wiyagi, S.T., M.Eng., Ph.D., serta mentor teknis Bintang Surya Tryatmojo, S.T.

Ketua Tim Al-Mubarok, Syaiban Al Basith, menjelaskan bahwa keunggulan utama drone yang mereka kembangkan terletak pada integrasi sistem AI dalam proses dropping payload. Teknologi tersebut memungkinkan drone menjatuhkan muatan dengan tingkat akurasi sangat tinggi, yakni kurang dari 30 sentimeter dari titik target yang telah ditentukan.

“Presisi ini merupakan hasil integrasi antara sistem navigasi GPS yang akurat, perancangan bentuk payload yang aerodinamis, serta sistem telemetri yang mampu mengirimkan data jarak jauh secara stabil tanpa gangguan,” ujar Syaiban dalam wawancara daring, Sabtu (20/12).

Meski demikian, capaian tersebut tidak diraih tanpa tantangan. Tim Al-Mubarok sempat menghadapi kendala teknis, khususnya terkait keterbatasan lokasi uji coba dan perizinan terbang yang memerlukan penyesuaian berulang selama proses pengembangan.

Dewan juri KIDN 2025 memberikan predikat The Best Potential Team karena menilai sistem AI yang dikembangkan tim ini sangat responsif serta memiliki kemampuan menjatuhkan muatan secara presisi dan konsisten. Bagi Tim Al-Mubarok, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, melainkan menjadi tolok ukur awal untuk pengembangan teknologi kedirgantaraan yang lebih matang.

Ke depan, Tim Al-Mubarok berkomitmen melanjutkan riset dan pengembangan agar teknologi drone berbasis AI ini dapat diimplementasikan secara nyata di berbagai sektor strategis, mulai dari modernisasi pertanian, efisiensi distribusi logistik, hingga pengiriman bantuan pada situasi darurat atau emergency logistics. (FU)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Universitas Muhammadiyah (Unism....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Seleksi ketat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Fakultas Kedokteran ....

Suara Muhammadiyah

16 May 2025

Berita

JATAM Garda Depan Kedaulatan dan Inovasi Pangan KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Stand produk-produk p....

Suara Muhammadiyah

21 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan....

Suara Muhammadiyah

20 November 2025

Berita

Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada 15 Kelompok ICSMM #2 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Maj....

Suara Muhammadiyah

20 August 2025