Launching Rendang Datuk, Hadirkan Cita Rasa Bangsawan yang Autentik

Suara Muhammadiyah

14 February 2026

921
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah  – PT Syarikat Cahaya Media/ Suara Muhammadiyah resmi meluncurkan produk kuliner unggulan terbaru bernama Rendang Datuk pada Sabtu (14/02/2026). Bertempat di SM Tower Malioboro, Yogyakarta, acara peluncuran ini dilaksanakan bersamaan dengan Festival Mewarnai Kaligrafi dengan mengusung tema "Ramadhan Sehat, Ibadah Khidmat, Ekonomi Kuat".

Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/ Suara Muhammadiyah, Deni Asy’ari, MA Dt Marajo, menjelaskan bahwa pemilihan nama "Datuk" merepresentasikan strata sosial tertinggi dan kepemimpinan dalam adat Minangkabau. Dahulu, rendang merupakan hidangan eksklusif bagi kalangan bangsawan dan para raja. Melalui Rendang Datuk, cita rasa kelas bangsawan ini kini dihadirkan untuk masyarakat luas dengan kualitas yang terjaga.

"Rendang berasal dari kata marandang, yaitu proses memasak santan hingga kering dan berwarna hitam pekat. Jika warnanya masih merah atau kelabu, itu bukan rendang, melainkan oseng-oseng," ujar Deni Asy’ari dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa Rendang Datuk memiliki warna hitam pekat yang autentik sebagai ciri khas rendang original.

Dari sisi kualitas, Rendang Datuk unggul karena diolah menggunakan daging sapi berkualitas, cabe pilihan, dan santan segar dengan racikan bumbu khas yang meresap sempurna. Berbeda dengan rendang pada umumnya yang dimasak selama 8-9 jam, Rendang Datuk melalui proses memasak selama 12 jam. Proses yang lama ini menghasilkan daging yang sangat lembut dan memiliki daya tahan hingga 3 bulan tanpa bahan pengawet kimia."Rendang sudah sangat familiar, tidak hanya di Minang atau Indonesia, bahkan dunia. Perlu kita ingat bahwa rendang dinobatkan sebagai makanan terenak nomor satu di dunia," ujar Deni. Pengakuan dunia ini menjadi landasan bagi Suara Muhammadiyah untuk menghadirkan Rendang Datuk dengan standar kualitas tertinggi yang sesuai dengan reputasi global tersebut.

Dalam acara tersebut, pengunjung juga disuguhi aksi Live Cooking dan pembuatan Teh Talua Malimpah. Sebagai bentuk apresiasi pada momen peluncuran, setiap kemasan Rendang Datuk seberat 500 gram (dengan berat riil 550 gram) yang berisi 10 potong daging dijual dengan harga spesial.

Produk ini diharapkan menjadi solusi praktis bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan, terutama sebagai menu sahur dan berbuka puasa yang bergizi. "Semoga ini menjadi jalan keberkahan bagi kita. Walaupun ini masakan tradisional Minang, namun ini adalah kekayaan khazanah Nusantara yang harus kita jaga sebagai kebanggaan bersama," pungkas Deni.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Direksi PT Syarikat Cahaya Media/ Suara Muhammadiyah, perwakilan Paguyuban Minang Yogyakarta, serta para tamu undangan lainnya. (rpd)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BATANGHARI, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari terus menunjukkan komi....

Suara Muhammadiyah

28 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari. Pimpinan Pusat Muhamm....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Di setiap awal tahun pelajaran MI Muhammadiyah Karanglewas Kidul atau....

Suara Muhammadiyah

22 July 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Yayasan Lembaga Peningkatan Kesehatan Gizi Indonesia (YLPKGI) &n....

Suara Muhammadiyah

14 December 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan Mahasiswa (PKL) Hukum Ekon....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah