Lebih dari Berjabat Tangan, Silaturahmi Bangun Kebersamaan dan Sikap Saling Menghormati

Suara Muhammadiyah

20 March 2026

485
dr Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes. Foto: Cris

dr Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tetiba Idul Fitri lagi. Setiap kedatangannya, niscaya disambut penuh sukacita oleh sejagat manusia.

"Boleh dibilang semua terlibat dalam rangkaian Idul Fitri ini," ujar Agus Taufiqurrahman.

Hal distingtif yang terbingkai dalam Idul Fitri adalah silaturahmi. Agus mengemukakan, tradisi silaturahmi ini sangat langka ditemukan di banyak negara-negara lainnya.

"Belum tentu ada di negara-negara lain. Dan inilah indahnya Idul Fitri di Indonesia," tegas Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu, Jumat (20/3) saat ditemui usai Khutbah Idul Fitri 1447 H di Lapangan Kridosono, Yos Sudarso, Kotabaru, Kota Yogyakarta.

Penekanannya, silaturahmi berimplikasi dengan ajaran Islam. "Kita jadikan sebagai media membangun kembali budaya Islam yang ada di Indonesia ini," bebernya.

Dengan menjadi ciri khas dan distingtif dengan negara lainnya, Agus mengajak untuk terus merekatkan kembali silaturahmi.

Bila ada kerenggangan, mesti dipersatukan kembali dengan nilai-nilai keislaman yang mencerahkan.

"Oleh karena itu silaturahim ini menjadi bagian yang harus terus kita jaga," pesannya.

Menyoal silaturahmi, bukan sekadar bersua dan berjabat tangan semata. Lebih substansialnya lagi, adalah membangun kebersamaan dalam lintasan keragaman, sebagai kultur dari keindonesiaan.

"Maka setelah silaturahim ini tidak boleh lagi ada saling menghujat, saling dengki," bebernya.

Memang demikianlah realita kehidupan. Keragaman dan perbedaan menjadi keniscayaan.

Akan tetapi, ajaran Islam menekankan agar kedua hal tersebut perlu diletakkan dalam koridor membangun peradaban yang mulia.

"Tidak semua kita ini bisa berpandangan sama, maka kita harus menghormati orang-orang yang berpandangan berbeda," tegas Agus sekali lagi.

Di situlah sebetulnya relevansi silaturahim. "Bagaimana memuliakan orang lain sebagaimana kita ingin dimuliakan," tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Toleransi beragama di perguruan tinggi menjadi kunci terciptan....

Suara Muhammadiyah

13 September 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka mengevaluasi kegiatan Hizbul Wathan beberapa sekolah kemba....

Suara Muhammadiyah

26 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof. Dr. Achmad N....

Suara Muhammadiyah

27 May 2026

Berita

KAYONG UTARA, Suara Muhammadiyah - Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai Lapangan Pantai Pulau D....

Suara Muhammadiyah

12 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Momen Isra Mi’raj tak boleh lepas konteks dan hanya jad....

Suara Muhammadiyah

16 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah