PCIM Tiongkok Adakan Audiensi dengan PP Muhammadiyah dan Kedubes RRT

Publish

25 January 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1653
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada Jumat, 19 Januari 2024, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Tiongkok (PCIM-Tiongkok) mengadakan silaturahim dan audiensi dengan PP Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah di Jakarta. Pengurus PCIM-Tiongkok yang turut hadir antara lain Ketua Dewan Pakar Endy Sjaiful Alim, Ketua Dewan Penasihat Muhammad Aziz, Ketua Umum Zanuwar Hakim Atmantika, Sekretaris Umum Henri Setiawan, Bendahara Joko Pilianto, Ketua Regional Xi'an Agus Salim, dan Ketua Regional Beijing Bella Jastacia. Silaturahim ini diterima oleh Ketua PP Muhammadiyah Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag.

Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Aziz menyampaikan informasi terkait hasil Musyawarah Cabang PCIM-Tiongkok 2023 yang menghasilkan lima formatur terpilih yang berhasil menyusun struktur personalia PCIM-Tiongkok secara lengkap. Beberapa program utama yang diinisiasi berkaitan erat dengan tema internasionalisasi Muhammadiyah di Tiongkok, terutama di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM). Muhammad Aziz berharap ide besar ini mendapatkan dukungan penuh dari PP Muhammadiyah.

Zanuwar Hakim Atmantika menyampaikan informasi terkait agenda pelantikan pengurus PCIM-Tiongkok yang direncanakan pada tanggal 10 Maret 2024 di Beijing. Ia menyampaikan harapannya agar pelantikan ini dapat dihadiri langsung oleh pimpinan pusat Muhammadiyah.

Sementara itu, Anwar Abbas menyambut baik silaturahim tersebut dan memberikan pesan khusus kepada pengurus dan kader Muhammadiyah yang sedang menempuh pendidikan di Tiongkok. Anwar Abbas menekankan pentingnya memperkuat kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa Mandarin mengingat kemajuan Tiongkok dalam mengembangkan ekonomi, teknologi, dan sains.

“Kalian hidup dimana peradaban baru sudah dimulai. Eropa dan Amerika sudah dapat dipastikan akan kehilangan predikat sebagai negara adidaya di dunia. China akan tampil sebagai negara superpower baru," pungkasnya.

Setelah pertemuan di Kantor PP Muhammadiyah, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Jl. Mega Kuningan No. 2 Jakarta Selatan. Rombongan PCIM-Tiongkok diterima oleh Counsellor Qiu Xinli, Zhu Yarong (Kepala Bagian Politik), dan Zhang Zhiruo (Sekretaris II). Dalam pertemuan tersebut, PCIM-Tiongkok menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan untuk belajar di berbagai universitas di Tiongkok. Meskipun sempat terhalang pandemik covid-19, namun pembelajaran dapat ditempuh dengan baik.

Kunjungan ke Kedutaan Besar Tiongkok menjadi momen yang penting dalam memperkuat hubungan antara Muhammadiyah dan Tiongkok. Counsellor Qiu Xinli mengapresiasi kontribusi PCIM-Tiongkok dalam menciptakan iklim pendidikan yang positif dan siap untuk menjalin kerja sama yang lebih erat di masa depan. PCIM-Tiongkok menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dalam menjalin hubungan yang lebih kuat dan harmonis, memberikan manfaat terhadap kedua negara, terutama dalam pergerakan people to people. Dalam pertemuan tersebut, muncul potensi kerja sama lebih lanjut dalam bidang pendidikan, budaya, dan pertukaran antarwarga.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syamsul Anwar hadir dalam Resepsi....

Suara Muhammadiyah

7 December 2025

Berita

TANAH BAMBU, Suara Muhammadiyah — Umat Islam di Kecamatan Simpang Empat memadati Education Par....

Suara Muhammadiyah

12 June 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhamma....

Suara Muhammadiyah

12 October 2023

Berita

GOWA, Suara Muhammadiyah - Dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Amrullah M telah sukses memperta....

Suara Muhammadiyah

7 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Outing Class ada tugas tersendiri yang harus gadiselesaikan siswa....

Suara Muhammadiyah

4 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah