Lewat SKN 2025, LHKP Komitmen Cetak Kepemimpinan Berkemajuan

Publish

11 November 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
477
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melangsungkan Sekolah Kepemimpinan Nasional (SKN) di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya Klidon Sukoharjo Ngaglik, Sleman, Selasa-Ahad (11-23/11). Pembukaan dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PP Muhammadiyah Muhammad Busyro Muqoddas, dan jajaran tamu undangan lainnya.

Direktur SKN 2025 Abdullah Sumrahadi menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya SKN 2025. "Pagi hari ini (SKN 2025) dapat berlangsung dengan baik. Kehadiran para peserta insyaallah membawa transformasi bagi Republik tercinta ini," katanya.

Abdullah optimis akan hal itu. Melihat SKN 2025, antusiasme peserta sangat tinggi, di mana peserta yang hadir berasal dari seluruh Indonesia.

"Kami yakin Indonesia bernasib baik. Karena hal tersebut ditunjukkan dari komitmen peserta untuk hadir dalam acara ini. Kehadiran Anda semua merupakan cerminan tipe dari jenis pemimpin yang menyadari pentingnya transformasi ke arah masa depan," ujarnya.

Secara khusus, Abdullah menyoroti denyut nadi kepemimpinan di Indonesia. Menurutnya, kepemimpinan saat ini tengah menghadapi tantangan pelik dan kompleks. Selain masalah klasik kemiskinan, ketidakadilan, bersamaan dengan itu, dihadapi krisis yang berpikir secara bebas, lebih-lebih di tengah gempuran informasi yang tidak terbendung.

"Tugas seorang pemimpin sangat berat. Dia tidak hanya harus memimpin masyarakatnya, tapi juga harus berjuang untuk melindungi ruang privasi, orisinalitas, dan kemampuan budaya kritis agar tidak menjadi bagian dunia tanpa pikiran yang akan mengarahkan cara berpikir homogen," bebernya.

Di situlah titik urgensinya SKN 2025. Ia mendorong para peserta dapat memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik dan tanggap, cepat dalam mengolah pola pikir secara konstruktif.

"Inilah menjadi benteng dan pertahanan utama akan adanya homogenisasi berpikir yang didorong oleh algoritma teknologi," tegasnya.

Ketua LHKP PP Muhammadiyah Ridho Al-Hamdi menyebut, SKN 2025 menjadi yang pertama dilaksanakan. Di mana ini merupakan amanat Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta, Jawa Tengah.

"Ini tentu salah satu jawaban atau ikhtiar (ijtihad) LHKP bagaimana kita memberikan ruang para calon-calon pemimpin masa depan yang lahir dari Muhammadiyah," sebutnya.

SKN 2025 menghadirkan tokoh-tokoh nasional seperti Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Saldi Isra, Mantan Wakil Ketua KPK RI Bambang Widjojanto, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2021 Arief Budiman, Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, dan beberapa tokoh-tokoh bangsa lainnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 30 remaja putri Nasyiatul Aisyiyah (NA) Ranting Weru Paciran....

Suara Muhammadiyah

26 December 2023

Berita

MUNTILAN, Suara Muhammadiyah - Dakwah sejatinya bukan hanya dalam kerangka kata-kata (bil lisan). Ta....

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Di....

Suara Muhammadiyah

7 January 2026

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menggelar Grand Opening/Launchi....

Suara Muhammadiyah

3 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam momen Kebangkitan Nasional, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah....

Suara Muhammadiyah

21 May 2025