Luasnya Persada Buana, Kehadiran Tuhan Amat Dibutuhan Manusia

Suara Muhammadiyah

14 March 2026

489
Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA

Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Umat Islam meyakini bahwa Allah sebagai Yang Maha Esa. Deklarasi ini termaktub di Qs al-Ikhlas ayat 1, qul huwallâhu aḫad.

Ayat 2, disambung dengan, allâhush-shamad. Relasi dari Ahad dan shamad di sini, kata Muhammad Saad Ibrahim, meniscayakan Allah benar-benar Maha Esa.

"Satu-satunya Dzat yang disebut as-sayyidul mutho', Dzat yang kemudian ditaati, karena seluruh sifat-sifat kesempurnaan itu ada padanya," tutur Saad.

Demikian kata shamad, juga bermakna kepada-Nya seluruh makhluk-Nya menggantungkan diri. "Allah akan tetap ada, tetap kekal, walaupun bahkan seluruh ciptaan-Nya itu telah musnah," jelasnya, Jumat (13/3) dalam program Tausiyah Kiai Saad Ibrahim di TvMu Channel.

Di sinilah menunjukkan, manusia dalam menjalani kehidupan di belantara bumi, niscaya membutuhkan kehadirannya Allah di mana pun berada.

"Memerlukan pertolongan-Nya, memerlukan rahmat-Nya," ucap Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Demikian pula, memerlukan Allah dalam konteks segala macam kebaikan yang ditaburkan di semesta raya. 

Hal ini berimplikasi dengan ajaran Nabi agar segala sesuatu yang dipinta, mesti ditujukan kepada pemilik otoritas tertinggi di semesta, bukan dengan yang lainnya.

"Maknanya, semakin sering kita minta kepada Allah, semakin mengingatkan kita akan kebesaran-Nya, ke-Maha-Kasih-Nya, dan ke-Maha-Hebatan-Nya," tegas Saad.

Jelas sekali terlihat lebih fundamentalnya relasi habl min Allah di situ. Yang titik pangkalnya segala pinta hamba kepada Sang Pencipta, pelan tapi pasti, mewujud seperti apa yang didambakan.

"Permintaan-permintaan apalagi untuk hal yang tampaknya kecil, relatif sekitar 80% bisa dikabulkan oleh Allah pada waktu itu atau sesegera mungkin," tegas Saad lagi.

Dengan semakin sering meminta kepada Allah, seluruh kebutuhan substansial untuk kehidupan, baik dunia maupun akhirat, niscaya bibir tidak pernah kering berdzikir kepada-Nya.

"Maka salah satu dzikir yang memiliki implikasi yang segera, yang cepat, adalah meminta, meminta, dan meminta kepada Allah," tekannya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Pelatihan Paralegal ‘Aisyiyah Kalteng Perkuat Pendampingan Hukum bagi Warga PALANGKARAYA, Sua....

Suara Muhammadiyah

15 May 2026

Berita

JAYAPURA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Ha....

Suara Muhammadiyah

30 April 2026

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Muham....

Suara Muhammadiyah

29 October 2023

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Indonesia tidak bisa lepas dari cengkeraman bencana. Adalah jel....

Suara Muhammadiyah

23 May 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah & Aisyiyah  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mere....

Suara Muhammadiyah

3 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah