Luasnya Persada Buana, Kehadiran Tuhan Amat Dibutuhan Manusia

Suara Muhammadiyah

14 March 2026

518
Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA

Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Umat Islam meyakini bahwa Allah sebagai Yang Maha Esa. Deklarasi ini termaktub di Qs al-Ikhlas ayat 1, qul huwallâhu aḫad.

Ayat 2, disambung dengan, allâhush-shamad. Relasi dari Ahad dan shamad di sini, kata Muhammad Saad Ibrahim, meniscayakan Allah benar-benar Maha Esa.

"Satu-satunya Dzat yang disebut as-sayyidul mutho', Dzat yang kemudian ditaati, karena seluruh sifat-sifat kesempurnaan itu ada padanya," tutur Saad.

Demikian kata shamad, juga bermakna kepada-Nya seluruh makhluk-Nya menggantungkan diri. "Allah akan tetap ada, tetap kekal, walaupun bahkan seluruh ciptaan-Nya itu telah musnah," jelasnya, Jumat (13/3) dalam program Tausiyah Kiai Saad Ibrahim di TvMu Channel.

Di sinilah menunjukkan, manusia dalam menjalani kehidupan di belantara bumi, niscaya membutuhkan kehadirannya Allah di mana pun berada.

"Memerlukan pertolongan-Nya, memerlukan rahmat-Nya," ucap Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Demikian pula, memerlukan Allah dalam konteks segala macam kebaikan yang ditaburkan di semesta raya. 

Hal ini berimplikasi dengan ajaran Nabi agar segala sesuatu yang dipinta, mesti ditujukan kepada pemilik otoritas tertinggi di semesta, bukan dengan yang lainnya.

"Maknanya, semakin sering kita minta kepada Allah, semakin mengingatkan kita akan kebesaran-Nya, ke-Maha-Kasih-Nya, dan ke-Maha-Hebatan-Nya," tegas Saad.

Jelas sekali terlihat lebih fundamentalnya relasi habl min Allah di situ. Yang titik pangkalnya segala pinta hamba kepada Sang Pencipta, pelan tapi pasti, mewujud seperti apa yang didambakan.

"Permintaan-permintaan apalagi untuk hal yang tampaknya kecil, relatif sekitar 80% bisa dikabulkan oleh Allah pada waktu itu atau sesegera mungkin," tegas Saad lagi.

Dengan semakin sering meminta kepada Allah, seluruh kebutuhan substansial untuk kehidupan, baik dunia maupun akhirat, niscaya bibir tidak pernah kering berdzikir kepada-Nya.

"Maka salah satu dzikir yang memiliki implikasi yang segera, yang cepat, adalah meminta, meminta, dan meminta kepada Allah," tekannya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BERLIN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman bekerja sama ....

Suara Muhammadiyah

9 March 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Pelaksanaa Kuliah Umum kembali di gelar Universitas Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

16 August 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) melaunching Pusat Layanan Terpadu Per....

Suara Muhammadiyah

14 September 2024

Berita

Bentuk Kader Muhammadiyah Kokoh Dalam Aqidah dan Akhlak Mulia BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Univer....

Suara Muhammadiyah

20 September 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan alumni jamaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umroh (KBIHU....

Suara Muhammadiyah

5 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah