Uri-Uri Tradisi Silaturahmi, Wujudkan Kehidupan Harmoni

Publish

13 April 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
839
Nurdianta, SPd., MPd. Foto: Cris

Nurdianta, SPd., MPd. Foto: Cris

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Anggota Pimpinan Ranting Muhammadiyah Brosot Nurdianta menyampaikan, silaturahmi menjadi ajaran luhur yang mesti diejawantahkan. Karena hal demikian medium mempertautkan persaudaraan agar makin rekat dan kuat.

"Silaturahmi itu konteksnya lebih untuk menyambungkan persaudaraan yang masih satu rahim, betul-betul masih ada hubungan saudara, satu darah," katanya saat mengisi Hikmah Syawalan Halal Bihalal Keluarga Trah Karso Parwiro, Ahad (13/4) di Galur, Brosot, Kulon Progo, DIY.

Nur memandang, masyarakat sudah terbiasa merekatkan hubungan persaudaraan lewat silaturahmi. "Itu wujud dari mempersambungkan tulang-tulang yang sudah terpisah, sehingga bisa erat lagi," ucapnya.

Terlebih, saat era transformasi zaman seperti sekarang, Nur menjembatani, silaturahmi akan tetap relevan. Menurutnya, silaturahmi merupakan kebutuhan sosial yang mampu memperkuat rasa kemanusiaan serta menjaga kohesi sosial di tengah digitalisasi yang serba cepat.

"Pasti ya. Bahkan sangat-sangat diperlukan juga. Jangan sampai masih satu keluarga, tapi mereka sudah tidak saling mengenal. Jadi tetap (silaturahmi) harus kita uri-uri (jaga),” pesannya.

Sedemikian relevannya silaturahmi, Nur berharap agar silaturahmi tidak sampai terputus. “Kita mulai dari lingkaran terkecil dulu, kita pelihara jangan sampai lepas (silaturahminya). Terus dilakukan (dirawat, dijaga) berkelanjutan,” imbuhnya.

Lebih-lebih di era digitalisasi yang menyeruak, sangat terbuka kans untuk memperkuat silaturahmi. Dan membangun silaturahmi yang daya spektrumnya lebih luas lagi.

“Dari wa grup, kita sudah bisa menghubungkan antar keluarga dan saudara. Apalagi sekarang tersekat jarak dan waktu, bisa dilakukan secara online (kontemporer),” sebutnya.

Karena itu, tidak ada pendalihan untuk merekatkan persaudaraan lewat silaturahmi. Baik tua, maupun kalangan anak muda. “Anak muda khususnya,” ucapnya.

Mengingat, ajaran ini sangat baik, positif, sehingga menjadi jalan utama menciptakan keluarga yang damai dan harmoni. “Mudah-mudahan harapan itu dapat terwujudkan,” pungkasnya. (Cris)


Komentar

Wahyu Sumarsih

Barokallohu Fikk

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUNINGAN, Suara Muhammadiyah  - Sebanyak 103 orang mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (S....

Suara Muhammadiyah

19 September 2023

Berita

BATAM, Suara Muhammadiyah – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK-SDI) Pimpinan ....

Suara Muhammadiyah

17 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Setelah selesai menyelenggarakan Olimpiade Ahmad Dahlan (Olym....

Suara Muhammadiyah

5 March 2024

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Career Develo....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Rapat Terbuka Senat Laporan Tahunan Rektor dalam rangka Milad....

Suara Muhammadiyah

29 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah