Mahasiswa PIAUD Raih IPK Tertinggi di Wisuda Ke-8 UM Bandung

Suara Muhammadiyah

28 August 2025

839
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Senyum dan rasa syukur mewarnai wajah para wisudawan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung pada Minggu (24/8/2025). Hari itu, sebanyak 124 lulusan resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-8 yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan. Momen ini menjadi penutup manis bagi perjuangan panjang mereka selama empat tahun menempuh pendidikan tinggi.

Wisuda kali ini terasa semakin istimewa dengan terpilihnya Ana Tri Rahayu, mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), sebagai lulusan terbaik. Ana berhasil meraih IPK hampir sempurna, yakni 3,98, sebuah pencapaian yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Alhamdulillah, tidak menyangka. Speechless, senang, dan bahagia bisa mengenyam pendidikan di Universitas Muhammadiyah Bandung,” ungkap Ana dengan mata berbinar penuh rasa syukur setelah namanya disebut sebagai lulusan terbaik.

Bagi Ana, UM Bandung bukan hanya tempat belajar teori dan praktik, melainkan ruang untuk menempa karakter. Gedung kampus megah dan lingkungan belajar yang kondusif membuat perjalanan kuliahnya terasa lebih berkesan. “UM Bandung tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi menanamkan nilai keislaman dan toleransi,” jelasnya.

Keberhasilannya meraih prestasi tertinggi tidak lepas dari semangat belajar yang ia tanamkan sejak awal kuliah. Ana selalu berusaha konsisten, disiplin, dan pantang menyerah menghadapi berbagai tantangan. “Tipsnya memang harus semangat, terus belajar, dan jangan pernah menyerah,” katanya.

Meski begitu, Ana tidak menutup-nutupi bahwa awal perkuliahan bukanlah hal mudah bagi setiap mahasiswa. Ada kalanya merasa belum mampu mengikuti ritme belajar kampus. Namun, ia meyakini bahwa setiap proses akan membuahkan hasil. “Kalau kita belum bisa melakukan sesuatu, itu tidak apa-apa. Selama kita terus berusaha, pasti bisa melewati semuanya,” tuturnya memberi semangat.

Perjalanan Ana menjadi lulusan terbaik membuktikan bahwa kerja keras dan tekad kuat mampu mengalahkan rasa ragu. Ia menekankan bahwa kegigihan jauh lebih penting dibandingkan dengan sekadar merasa mampu sejak awal. Semangat itulah yang akhirnya mengantarkannya ke podium wisuda dengan predikat terbaik.

Tidak lupa, Ana menitipkan pesan untuk calon mahasiswa baru UM Bandung agar tidak mudah putus asa menghadapi berbagai tantangan, termasuk soal finansial. “Pokoknya kalian harus semangat belajar. Kalau pun ada kendala ekonomi, jangan takut. Di UM Bandung banyak beasiswa yang bisa membantu,” tegasnya.

Kisah Ana Tri Rahayu menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UM Bandung. Dari tekad yang sederhana, lahirlah sebuah pencapaian luar biasa: menjadi lulusan terbaik dengan IPK hampir sempurna. Baginya, wisuda ini bukan akhir perjalanan, melainkan pintu awal untuk mengabdi dan memberi manfaat bagi masyarakat.*(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUALA KAPUAS, Suara Muhammadiyah – Memperkuat ukhuwah sebagai seorang Muslim adalah kekuatan l....

Suara Muhammadiyah

1 December 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Asrama Ma'had Al Birr Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mera....

Suara Muhammadiyah

30 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah -- Dalam diskusi publik bertajuk “Potensi Keuangan Islam untuk Pen....

Suara Muhammadiyah

25 June 2026

Berita

VIETNAM, Suara Muhammadiyah – Mengawali tahun 2024 ini Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) ke....

Suara Muhammadiyah

13 January 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Dr. Abd. Rak....

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah