Mahasiswa PIAUD Raih IPK Tertinggi di Wisuda Ke-8 UM Bandung

Publish

28 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
504
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Senyum dan rasa syukur mewarnai wajah para wisudawan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung pada Minggu (24/8/2025). Hari itu, sebanyak 124 lulusan resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-8 yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan. Momen ini menjadi penutup manis bagi perjuangan panjang mereka selama empat tahun menempuh pendidikan tinggi.

Wisuda kali ini terasa semakin istimewa dengan terpilihnya Ana Tri Rahayu, mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), sebagai lulusan terbaik. Ana berhasil meraih IPK hampir sempurna, yakni 3,98, sebuah pencapaian yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Alhamdulillah, tidak menyangka. Speechless, senang, dan bahagia bisa mengenyam pendidikan di Universitas Muhammadiyah Bandung,” ungkap Ana dengan mata berbinar penuh rasa syukur setelah namanya disebut sebagai lulusan terbaik.

Bagi Ana, UM Bandung bukan hanya tempat belajar teori dan praktik, melainkan ruang untuk menempa karakter. Gedung kampus megah dan lingkungan belajar yang kondusif membuat perjalanan kuliahnya terasa lebih berkesan. “UM Bandung tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi menanamkan nilai keislaman dan toleransi,” jelasnya.

Keberhasilannya meraih prestasi tertinggi tidak lepas dari semangat belajar yang ia tanamkan sejak awal kuliah. Ana selalu berusaha konsisten, disiplin, dan pantang menyerah menghadapi berbagai tantangan. “Tipsnya memang harus semangat, terus belajar, dan jangan pernah menyerah,” katanya.

Meski begitu, Ana tidak menutup-nutupi bahwa awal perkuliahan bukanlah hal mudah bagi setiap mahasiswa. Ada kalanya merasa belum mampu mengikuti ritme belajar kampus. Namun, ia meyakini bahwa setiap proses akan membuahkan hasil. “Kalau kita belum bisa melakukan sesuatu, itu tidak apa-apa. Selama kita terus berusaha, pasti bisa melewati semuanya,” tuturnya memberi semangat.

Perjalanan Ana menjadi lulusan terbaik membuktikan bahwa kerja keras dan tekad kuat mampu mengalahkan rasa ragu. Ia menekankan bahwa kegigihan jauh lebih penting dibandingkan dengan sekadar merasa mampu sejak awal. Semangat itulah yang akhirnya mengantarkannya ke podium wisuda dengan predikat terbaik.

Tidak lupa, Ana menitipkan pesan untuk calon mahasiswa baru UM Bandung agar tidak mudah putus asa menghadapi berbagai tantangan, termasuk soal finansial. “Pokoknya kalian harus semangat belajar. Kalau pun ada kendala ekonomi, jangan takut. Di UM Bandung banyak beasiswa yang bisa membantu,” tegasnya.

Kisah Ana Tri Rahayu menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UM Bandung. Dari tekad yang sederhana, lahirlah sebuah pencapaian luar biasa: menjadi lulusan terbaik dengan IPK hampir sempurna. Baginya, wisuda ini bukan akhir perjalanan, melainkan pintu awal untuk mengabdi dan memberi manfaat bagi masyarakat.*(FK)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzalez berkunjung....

Suara Muhammadiyah

3 July 2025

Berita

BUTON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) sukses menjadi tuan rumah Trai....

Suara Muhammadiyah

15 February 2025

Berita

LEBONG, Suara Muhammadiyah - Setelah hampir satu dekade mengalami kevakuman, Nasyiatul 'Aisyiyah (NA....

Suara Muhammadiyah

30 May 2025

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Brebes Selatan sejak ....

Suara Muhammadiyah

17 November 2025

Berita

Dorong Konsumsi Ikan dan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, dan KKP Teken Kerja Sama JAKARTA, Suara ....

Suara Muhammadiyah

27 November 2025