Mahasiswa Prodi KTF UM Bandung Siap Jadi Creativepreneur yang Adaptif dan Inovatif

Suara Muhammadiyah

20 January 2026

585
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Kriya Tekstil dan Fashion (KTF) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali mengadakan kuliah umum "Designer Talk & Work #7" pada Kamis (15/01/2026). Acara ini diikuti puluhan mahasiswa yang tampak antusias.

Kuliah umum ini diselenggarakan di lantai dua ruang tiga Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung. Adapun tema yang diangkat pada kuliah umum kali ini adalah "Meningkatkan Kompetensi Melalui Komunikasi dan Creativepreneur."

Ketua Program Studi Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah Bandung Saftiyaningsih Ken Atik mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi yang ketujuh kalinya yang diselenggarakan oleh prodi KTF. "Kuliah umum kita kali ini menghadirkan wirausahawati yang mendapatkan berbagai penghargaan," ucap Ken Atik.

Oleh karena itu, dia berharap kegiatan ini bisa menjadi insight bagi mahasiswa Program Studi Kriya Tekstil dan Fashion UM Bandung. "Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi salah satu jembatan bagi mahasiswa dalam mencapai kompetensi yang diinginkan," imbuh Ken Atik.

Terkait acara ini, pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora UM Bandung Irianti Usman mengapresiasi dan sangat bangga atas adanya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan semacam itu sangat bermanfaat bagi para mahasiswa karena akan mereka akan mendapatkan pengetahuan langsung dari ahlinya.

"Ketika teman-teman mahasiswa langsung mendengar dari ahlinya, seperti narasumber kita kali ini, itu akan berbeda sekali dengan belajar teori dari buku-buku yang ada di perkuliahan," kata Irianti memberikan motivasi.

Di antaranya para mahasiswa bisa mempelajari komunikasi dan entrepreneurship dari narasumber kuliah umum kali ini yang sudah ahli dan berpengalaman. "Komunikasi menjadi bagian penting yang sangat integral karena akan berpengaruh bagi mahasiswa, khususnya yang ingin menjadi pengusaha," terang Irianti.

Pada kuliah umum kali ini, dosen paruh waktu SBM Institut Teknologi Bandung (ITB) Lik Gayantini Ari hadir sebagai narasumber utama. Dalam materinya, Lik menekankan kepada mahasiswa bahwa lulusan era kreatif saat ini tidak cukup hanya menguasai teori.

Selain itu, dia juga menjelaskan mengenai industri kreatif Indonesia yang saat ini tumbuh sangat pesat dalam berbagai sektor. Termasuk dalam bidang fashion, kriya, digital content, hingga UMKM berbasis budaya lokal.

Melihat perkembangan tersebut, kata Lik, mahasiswa UM Bandung harus pandai memanfaatkannya dengan baik. “Mahasiswa perlu melihat peluang, menemukan ide melalui pengalaman sehari-hari, lalu mengubahnya menjadi produk yang bernilai,” papar Lik.

Di samping itu, Lik juga menegaskan kepada para mahasiswa mengenai pentingnya storytelling, branding visual, dan penggunaan media sosial untuk mengenalkan berbagai karya ke pasar. “Produk yang baik bukan hanya soal desain. Kalian perlu mengkomunikasikannya agar diterima konsumen dan dipercaya pasar,” tandas Lik.*(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Jadi Momentum Kembali ke Fitrah dan Pererat Persaudaraan PURWOREJO, Suara Muhammadiyah — Ribu....

Suara Muhammadiyah

20 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SM Tower Malioboro kembali menjadi pilihan untuk penyelenggaraan ac....

Suara Muhammadiyah

11 September 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmenn....

Suara Muhammadiyah

20 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhamm....

Suara Muhammadiyah

29 April 2025

Berita

Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka)....

Suara Muhammadiyah

20 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah