Resep Keluarga Bahagia Ala dr Agus Taufiqurrahman: Dari Kesehatan Saraf hingga Spiritualitas SaMaWa

Publish

26 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
577
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Emte Highland Resort, Ciwidey, saat Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes., menyampaikan tausiyah dalam rangkaian acara Baitul Arqam dan Family Gathering karyawan PP Muhammadiyah, Kamis (25/12).

Mengusung tema "Keluarga Bahagia dalam Islam", dokter spesialis saraf ini memadukan pesan spiritual dengan pendekatan interaktif yang menyegarkan.

Interaksi Sehat dan Deteksi Dini Stroke Mengawali sesinya, dr. Agus mengajak seluruh peserta melakukan gerakan tangan sederhana sebagai bentuk pengecekan kesehatan saraf. "Kalau bisa kanan kiri (bergerak dengan baik), berarti sehat, tidak stroke," ujarnya di hadapan para karyawan dan keluarga yang hadir.

Melalui gerakan ini, ia membangun suasana ceria sambil menyelipkan pesan pentingnya menjaga kesehatan agar bisa menjadi keluarga yang bahagia.

Pilar Keluarga SaMaWa

Dalam pemaparannya, dr. Agus menjelaskan bahwa tujuan ideal pernikahan dalam Islam adalah membentuk keluarga yang Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah (SaMaWa), sebagaimana termaktub dalam QS Ar-Rum ayat 21.

Sakinah yaitu ketenangan hati dan ketentraman, lalu Mawaddah yaitu cinta tulus karena Allah, dan warahmah yaitu rasa welas asih untuk saling menutupi kekurangan.

Ia menekankan bahwa hubungan harmonis tersebut harus dijaga dengan cara saling melindungi dan beribadah bersama hingga akhir hayat.

Menariknya, dr. Agus juga memberikan sudut pandang unik mengenai doorprize yang menjadi bagian dari acara tersebut. Ia berpesan, jika seseorang mendapatkan hadiah yang tidak terlalu dibutuhkan, maka hal itu harus diniatkan sebagai sarana sedekah.

Ia mengingatkan agar sedekah selalu dimulai dari lingkaran terdekat, terutama orang tua. "Kalau memberi kepada keluarga, apalagi kepada ibunya, itu jangan tanyakan lagi. Memberi sedekah itu dimulai dari yang terdekat dulu," tegasnya. Menurutnya, tidak elok jika seseorang gemar memberi kepada orang lain namun mengabaikan kebutuhan keluarga terdekatnya.

Acara semakin meriah dengan adanya kuis untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun dan para ibu. Dalam sesi ini, dr. Agus memberikan tantangan melafazkan ayat suci Al-Qur'an. Salah satu peserta, Sumiyati berhasil menjawab tantangan tersebut dengan lancar dan berhak mendapatkan hadiah doorprize sebagai bentuk apresiasi.

Kegiatan yang berlangsung pada akhir Desember 2025 ini merupakan bagian dari upaya PP Muhammadiyah untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan bekal spiritual bagi para karyawan termasuk keluarganya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menyebarkan pesan perdamai....

Suara Muhammadiyah

19 July 2024

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Banda Aceh menggelar Perkader....

Suara Muhammadiyah

7 March 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - 553 Mahasiswa dari 26 perguruan tinggi di Indonesia sebagai peserta prog....

Suara Muhammadiyah

12 December 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ada banyak cara menyambut Hari Guru Nasional yang diperingati s....

Suara Muhammadiyah

25 November 2023

Berita

Era Baru Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat SEMARANG, Suara Muhammadiyah - RS Roemani Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

16 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah