Manfaatkan Kesempatan Emas Ramadhan untuk Membentuk Karakter Muslim yang Bertakwa

Publish

5 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
364
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Rahmat Alamsyah mengatakan bahwa tujuan umat muslim dalam menjalankan ibadah saum adalah membentuk karakter dari setiap pribadi muslim itu sendiri agar lebih baik atau bertakwa.

Menurut Rahmat, tujuan utama ibadah saum adalah menjadikan umat Islam sebagai pribadi yang bertakwa. Hal tersebut merupakan kehendak Allah SWT bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan di dunia.

"Secara bahasa ungkapan kutiba 'alaikumus-siyamuitu adalah perintah yang datang langsung dari Allah yang Maha Tinggi," ucap Rahmat saat mengisi kajian Ramadhan di YouTube UM Bandung pada Kamis (05/03/2026).

Dalam penjelasannya, Rahmat memaparkan empat jalan utama untuk meraih derajat takwa. Pertama, dia menekankan pentingnya al-khauf ilal Jalli, yakni membangun rasa takut yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Kedua, dia menjelaskan konsep al-amal bit-tanzil di mana setiap muslim harus melaksanakan perintah agama sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah.

"Ketiga adalah al-qanā’ah bil-qalil, yakni merasa cukup dan rida dengan apa yang Allah tetapkan setelah kita berikhtiar maksimal. Dan yang keempat adalah al-isti’dād li yaumil akhir, sebuah kesadaran untuk senantiasa mempersiapkan diri menghadapi hari akhirat melalui amal ibadah yang berkualitas," tanggapnya

Di samping itu, Rahmat juga menyoroti sikap qanā’ah yang sering disalahartikan oleh sebagian orang. Dia menegaskan bahwa menjadi pribadi yang merasa cukup bukan berarti pasif atau menjadi alasan untuk bermalas-malasan.

"Qanā’ah mendidik kita agar tidak mudah tergoda keinginan berlebihan. Namun, kita tetap wajib berusaha keras mencari rezeki yang halal. Jika hasil belum memadai, carilah jalan lain yang diridai Allah. Di situlah letak keseimbangan antara usaha dan keikhlasan," jelasnya.

Kesempatan emas

Dia mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan yang bertabur rahmat, pengampunan, dan waktu dikabulkannya doa-doa. Mengutip hadis Rasulullah SAW, dia menyebutkan bahwa orang yang melewatkan rahmat di bulan ini adalah orang yang mengalami kerugian besar.

Kualitas ibadah, lanjutnya, harus didasari oleh tiga hal, yaitu ilmu yang benar, kesesuaian dengan tuntunan, dan keikhlasan. Tanpa dasar yang kuat, ibadah hanya akan menjadi aktivitas fisik tanpa makna spiritual.

"Banyak orang berharap surga dan keselamatan, tetapi tidak melakukan persiapan sungguh-sungguh. Persiapan itu harus dimulai sekarang, melalui ketaatan yang berkualitas di bulan suci ini," tambahnya.

Dia mengajak seluruh umat Islam untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas di bulan suci ini. Sebagai pesan penutup, dia menegaskan pentingnya perubahan nyata dalam diri setiap muslim setelah menjalani ibadah puasa.

"Mari kita manfaatkan momentum Ramadhan ini untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman. Jangan sampai puasa kita hanya menjadi rutinitas menahan lapar. Namun, mari jadikanlah sebagai sarana pembentukan karakter yang benar-benar siap menghadapi hari akhirat kelak,” pungkasnya.*(FA/FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Galpanda Pondok Muhammadiyah di Sidomulyo LAMPUNG....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka Milad Muhammadiyah ke 112.  Pimpinan Daerah Muhamm....

Suara Muhammadiyah

18 December 2024

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Univers....

Suara Muhammadiyah

31 May 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – MTs Muhammadiyah Kasihan memasuki babak baru dalam kepemimpinanny....

Suara Muhammadiyah

1 August 2025

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Perguruan Muhammadiyah Bayan dalam rangka mensinergikan semua kompon....

Suara Muhammadiyah

9 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah