Kisah Haedar Nashir di IPM, Dari Warna Jaket hingga Nilai-Nilai Perjuangan

Suara Muhammadiyah

31 July 2024

1767
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, MSi

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, MSi

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, MSi mengatakan sangat bangga dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Kebanggan ini dikenangnya semasa pernah berkecimpung di IPM, lebih-lebih menjadi Ketua Umum PP IPM periode 1983-1986.

“Saya adalah alumni IPM yang sekarang mendapat amanah menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah,” ucapnya saat Resepsi Milad IPM ke-63 di Padepokan Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (30/7).

Keterlibatan Haedar di IPM sangat besar. Haedar menceritakan, Ia pernah berdebat memilih warna yang cocok untuk jaket IPM. Sampai akhirnya, warna kuning dipilih menjadi warna jaket IPM yang hari ini dikenakan dengan bangga oleh seluruh kader IPM.

“Sayalah yang memilih warna jaket IPM ini. Dan untuk seragam anak putri sekolah Muhammadiyah yang warna cream dan cokelat, itu pilihan Bu Noordjannah Djohantini yang waktu itu bersama saya di IPM,” ungkapnya.

Maka momen resepsi milad IPM ini, Haedar flashback masa-masa berkecimpung di IPM, lebih tepatnya 41 tahun yang lalu. Tak heran, Ia merasa terharu sekaligus bangga melihat IPM jauh terus menunjukkan perkembangan jauh lebih baik dari periode ke periode.

“Terharu dengan kehadiran ananda sekalian dan pengkhidmatan seluruh IPM sampai ke pelosok-pelosok terjauh dan di pusat-pusat kota yang masih terus merasa menjadi kader Muhammadiyah dari pelajar untuk Muhammadiyah untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta,” ujarnya.

Haedar meminta kepada kader IPM harus tertib beribadah. Kader IPM hendaknya harus tumnbuh menjadi pribadi yang taat terhadap Allah dan mengikuti sunah telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw.

“Dari ibadah lahir keshalehan. Dari ibadah lahir pandangan hidup yang optimis, karena dengan ibadah kita tahu bahwa ada Allah di tengah-tengah kita dalam seluruh napas dan tarikan perjuangan kita, termasuk dalam menggerakkan IPM dan Muhammadiyah,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, Haedar meminta kader IPM mesti tertib berorganisasi. Yakni mematuhi seluruh tata tertib organisasi yang telah ditetapkan. Juga menjalan tugas dan tanggung jawab dengan penuh pertanggung jawaban dan kedisiplinan tinggi dalam setiap kegiatan.

“Dengan berorganisasi, kita belajar hidup bersama dalam sebuah sistem untuk mengambil keputusan dan belajar untuk hidup dewasa. Pada umumnya aktivis, mereka punya kematangan dan kepandaian untuk mengambil keputusan dalam sistem yang kita sebut Persyarikatan,” paparnya. (Alle/Lika/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) merupakan kegiatan wajib bagi ....

Suara Muhammadiyah

14 December 2024

Berita

Kunjungan Ketua PWM Jateng, di Kampus STIEM Cilacap  CILACAP, Suara Muhammadiyah - Kampus STIE....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Tertinggi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengunju....

Suara Muhammadiyah

20 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Yogyakar....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Alg....

Suara Muhammadiyah

15 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah