Kisah Haedar Nashir di IPM, Dari Warna Jaket hingga Nilai-Nilai Perjuangan

Suara Muhammadiyah

31 July 2024

1725
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, MSi

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, MSi

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, MSi mengatakan sangat bangga dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Kebanggan ini dikenangnya semasa pernah berkecimpung di IPM, lebih-lebih menjadi Ketua Umum PP IPM periode 1983-1986.

“Saya adalah alumni IPM yang sekarang mendapat amanah menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah,” ucapnya saat Resepsi Milad IPM ke-63 di Padepokan Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (30/7).

Keterlibatan Haedar di IPM sangat besar. Haedar menceritakan, Ia pernah berdebat memilih warna yang cocok untuk jaket IPM. Sampai akhirnya, warna kuning dipilih menjadi warna jaket IPM yang hari ini dikenakan dengan bangga oleh seluruh kader IPM.

“Sayalah yang memilih warna jaket IPM ini. Dan untuk seragam anak putri sekolah Muhammadiyah yang warna cream dan cokelat, itu pilihan Bu Noordjannah Djohantini yang waktu itu bersama saya di IPM,” ungkapnya.

Maka momen resepsi milad IPM ini, Haedar flashback masa-masa berkecimpung di IPM, lebih tepatnya 41 tahun yang lalu. Tak heran, Ia merasa terharu sekaligus bangga melihat IPM jauh terus menunjukkan perkembangan jauh lebih baik dari periode ke periode.

“Terharu dengan kehadiran ananda sekalian dan pengkhidmatan seluruh IPM sampai ke pelosok-pelosok terjauh dan di pusat-pusat kota yang masih terus merasa menjadi kader Muhammadiyah dari pelajar untuk Muhammadiyah untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta,” ujarnya.

Haedar meminta kepada kader IPM harus tertib beribadah. Kader IPM hendaknya harus tumnbuh menjadi pribadi yang taat terhadap Allah dan mengikuti sunah telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw.

“Dari ibadah lahir keshalehan. Dari ibadah lahir pandangan hidup yang optimis, karena dengan ibadah kita tahu bahwa ada Allah di tengah-tengah kita dalam seluruh napas dan tarikan perjuangan kita, termasuk dalam menggerakkan IPM dan Muhammadiyah,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, Haedar meminta kader IPM mesti tertib berorganisasi. Yakni mematuhi seluruh tata tertib organisasi yang telah ditetapkan. Juga menjalan tugas dan tanggung jawab dengan penuh pertanggung jawaban dan kedisiplinan tinggi dalam setiap kegiatan.

“Dengan berorganisasi, kita belajar hidup bersama dalam sebuah sistem untuk mengambil keputusan dan belajar untuk hidup dewasa. Pada umumnya aktivis, mereka punya kematangan dan kepandaian untuk mengambil keputusan dalam sistem yang kita sebut Persyarikatan,” paparnya. (Alle/Lika/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Selasa, 2 ....

Suara Muhammadiyah

2 May 2024

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh (Lazismu) Muhamadiyah Kabupa....

Suara Muhammadiyah

16 June 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

2 January 2026

Berita

Gelar Bimtek Pembelajaran Mendalam, Koding dan Karakter YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Seba....

Suara Muhammadiyah

18 September 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - MPKSDI Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan MPK Pimpinan Cabang Aisyiyah Um....

Suara Muhammadiyah

22 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah