MBS 1 Tulungagung Sabet 5 Medali Kejuaraan di Malang dan Piala Kemenpora

Suara Muhammadiyah

31 July 2024

2673
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MALANG, Suara Muhammadiyah- IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) kota Malang menggelar kejuaraan pencak silat Malang Championsship 4 dengan merebutkan piala Walikota Malang dan Piala Kemenpora. Kejuaraan pencak silat Malang Championsship 4 secara resmi dibuka oleh PJ Walikota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM Sabtu (27/7/2024). Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari Sabtu-Ahad (27-28/7/2024) di GOR Ken Arok Malang. PJ Walikota Malang dalam sambutannya menginginkan supaya kejuaraan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin dan sportivitas.

MBS 1 Tulungagung bersama PIMDA 031 Tapak Suci Putra Muhammadiyah kabupaten Tulungagung memberangkatkan lima atlet terbaiknya untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Lima atlet tersebut tiga diantaranya mengikuti cabang fighter dan dua diantaranya mengikuti cabang seni tunggal IPSI. Lima atlet yang berangkat tersebut Ghozy Oufi Mizaki siswa kelas sebelas Madrasah Aliyah MBS 1 Tulungagung, Mohammad Ramadhani Budi Alghifari siswa kelas sembilan, Sandria Naillus Syifa siswa kelas sembilan, Muhammad Faqihul Aziz siswa kelas delapan dan Siti Azizah Nur Hidayah siswa kelas delapan Madrasah Tsanawiyah MBS 1 Tulungagung.

Lima atlet yang berangkat ke Malang alhamdulillah kelimanya berhasil menyabet lima medali dengan rincian dua medali emas satu medali perak dan dua medali perunggu. Dua medali emas tersebut diraih oleh Muhammad Faqihul Aziz setelah berhasil mengambil posisi juara satu tanding kelas F (45-48 kg) putra tingkat pra remaja dan Siti Azizah Nur Hidayah yang juga berhasil mengambil posisi juara satu tanding kelas C (47-51 kg) putri tingkat remaja.

Kemudian untuk satu perak diraih oleh Ghozy Oufi Mizaqi setelah berhasil mengambil posisi juara dua dalam tanding kelas A (45-50 kg) putra tingkat dewasa. Selanjutnya untuk dua peraih medali perunggu adalah Mohammad Ramadhani Budi Alghifari setelah berhasil mengambil posisi juara tiga seni tunggal putra tangan kosong tingkat remaja dan Sandria Naillus Syifa setelah berhasil mengambil posisi juara 3 seni tunggal putri bersenjata tingkat remaja.

Arinda selaku official, dari awal latihan menyampaikan kepada para atlet bahwa dirinya tidak mewajibkan para atlit untuk menang, yang terpenting jangan pulang dengan keadaan cidera. Menurut Arinda masalah kalah menang urusan nanti, yang penting berani mencoba terlebih dahulu.

Arinda menyampaikan bahwa selama di arena pertandingan dia menekankan kepada para atlit untuk selalu mengikuti instruksi dari official. Menurut Arinda intruksi official merupakan hal yang sangat penting untuk langkah atlet ketika bermain. Arinda menyampaikan kepada para atlet pesan untuk terus berusaha. “Sekali lagi selamat untuk para juara. Proses latihan tidak pernah menghianati hasil," pungkasnya. (Fadhly)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMTIM, Suara Muhammadiyah - Konferensi Pimpinan Daerah (Konpida) Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lampun....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Sebelum memasuki sesi akhir acara ToT Audit Energi dan Pengua....

Suara Muhammadiyah

21 August 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pen....

Suara Muhammadiyah

13 January 2026

Berita

TAKENGON - Suara Muhammadiyah – POSKORDA (Pos Koordinasi Daerah) Pimpinan Daerah Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

16 March 2026

Berita

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan....

Suara Muhammadiyah

10 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah