MBS 1 Tulungagung Sabet 5 Medali Kejuaraan di Malang dan Piala Kemenpora

Publish

31 July 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
2548
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MALANG, Suara Muhammadiyah- IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) kota Malang menggelar kejuaraan pencak silat Malang Championsship 4 dengan merebutkan piala Walikota Malang dan Piala Kemenpora. Kejuaraan pencak silat Malang Championsship 4 secara resmi dibuka oleh PJ Walikota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM Sabtu (27/7/2024). Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari Sabtu-Ahad (27-28/7/2024) di GOR Ken Arok Malang. PJ Walikota Malang dalam sambutannya menginginkan supaya kejuaraan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin dan sportivitas.

MBS 1 Tulungagung bersama PIMDA 031 Tapak Suci Putra Muhammadiyah kabupaten Tulungagung memberangkatkan lima atlet terbaiknya untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Lima atlet tersebut tiga diantaranya mengikuti cabang fighter dan dua diantaranya mengikuti cabang seni tunggal IPSI. Lima atlet yang berangkat tersebut Ghozy Oufi Mizaki siswa kelas sebelas Madrasah Aliyah MBS 1 Tulungagung, Mohammad Ramadhani Budi Alghifari siswa kelas sembilan, Sandria Naillus Syifa siswa kelas sembilan, Muhammad Faqihul Aziz siswa kelas delapan dan Siti Azizah Nur Hidayah siswa kelas delapan Madrasah Tsanawiyah MBS 1 Tulungagung.

Lima atlet yang berangkat ke Malang alhamdulillah kelimanya berhasil menyabet lima medali dengan rincian dua medali emas satu medali perak dan dua medali perunggu. Dua medali emas tersebut diraih oleh Muhammad Faqihul Aziz setelah berhasil mengambil posisi juara satu tanding kelas F (45-48 kg) putra tingkat pra remaja dan Siti Azizah Nur Hidayah yang juga berhasil mengambil posisi juara satu tanding kelas C (47-51 kg) putri tingkat remaja.

Kemudian untuk satu perak diraih oleh Ghozy Oufi Mizaqi setelah berhasil mengambil posisi juara dua dalam tanding kelas A (45-50 kg) putra tingkat dewasa. Selanjutnya untuk dua peraih medali perunggu adalah Mohammad Ramadhani Budi Alghifari setelah berhasil mengambil posisi juara tiga seni tunggal putra tangan kosong tingkat remaja dan Sandria Naillus Syifa setelah berhasil mengambil posisi juara 3 seni tunggal putri bersenjata tingkat remaja.

Arinda selaku official, dari awal latihan menyampaikan kepada para atlet bahwa dirinya tidak mewajibkan para atlit untuk menang, yang terpenting jangan pulang dengan keadaan cidera. Menurut Arinda masalah kalah menang urusan nanti, yang penting berani mencoba terlebih dahulu.

Arinda menyampaikan bahwa selama di arena pertandingan dia menekankan kepada para atlit untuk selalu mengikuti instruksi dari official. Menurut Arinda intruksi official merupakan hal yang sangat penting untuk langkah atlet ketika bermain. Arinda menyampaikan kepada para atlet pesan untuk terus berusaha. “Sekali lagi selamat untuk para juara. Proses latihan tidak pernah menghianati hasil," pungkasnya. (Fadhly)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Setelah sukses menggelar Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) I, PD....

Suara Muhammadiyah

16 December 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Kabar membanggakan kembali hadir dari keluarga besar SD Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

3 January 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universita....

Suara Muhammadiyah

22 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Peringatan Nuzulul Qur’an pada bulan Ramadhan 1446 H di....

Suara Muhammadiyah

19 March 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2025 mengusung tema Sinergi Keb....

Suara Muhammadiyah

29 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah