MDMC Gandeng RCDS Inggris, Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan dan Ketahanan Iklim

Suara Muhammadiyah

21 May 2026

165

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) turut hadir dalam forum dialog bersama delegasi Royal College of Defence Studies (RCDS) Inggris yang diselenggarakan di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta. Pertemuan ini membahas isu kemanusiaan, perubahan iklim, serta penguatan kerja sama lintas negara dan lintas agama dalam menghadapi tantangan global.

Sebanyak 20 delegasi RCDS dari berbagai negara hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Inggris, Italia, Jerman, Belanda, Nigeria, Kuwait, Ukraina, Norwegia, Selandia Baru, Kazakhstan, dan Irak. Forum ini menjadi ruang pertukaran pengalaman antara Muhammadiyah dengan para peserta terkait praktik kemanusiaan, penguatan masyarakat, dan respons terhadap krisis global.

Perwakilan MDMC, Abdoel Malik, menjelaskan pengalaman Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana dan pelayanan kemanusiaan di berbagai wilayah. Ia menyampaikan bahwa MDMC menjalankan prinsip pelayanan tanpa membedakan agama, suku, maupun latar belakang masyarakat terdampak.

“Dalam setiap operasi kemanusiaan, MDMC melayani siapa pun tanpa memandang agama, etnis, atau latar belakang,” ujarnya, 19 Mei 2026.

Ia juga menjelaskan bahwa pengalaman tsunami Aceh 2004 dan gempa Yogyakarta 2006 menjadi bagian penting dalam lahirnya MDMC sebagai lembaga penanggulangan bencana Muhammadiyah pada tahun 2007.Sejak saat itu, Muhammadiyah terus mengembangkan sistem respons kebencanaan melalui penguatan relawan, layanan kesehatan darurat, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional, Prof. Syafiq A. Mughni, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Muhammadiyah memandang isu kemanusiaan dan perubahan iklim sebagai persoalan bersama yang membutuhkan kerja sama banyak pihak.

“Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang terinspirasi oleh ajaran Islam, tetapi manfaat gerakannya tidak hanya dirasakan umat Muslim, melainkan seluruh umat manusia,” ujarnya.

Selain membahas isu kemanusiaan, forum ini juga menampilkan diskusi mengenai aksi ketahanan iklim melalui Program 1000 Cahaya Muhammadiyah yang mendorong transisi energi bersih berbasis komunitas. Program tersebut melibatkan sekolah, pesantren, masjid, dan kelompok masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan dan memperkuat kesadaran terhadap perubahan iklim.

Delegasi RCDS Inggris menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam isu kemanusiaan dan pembangunan perdamaian. Air Vice-Marshal Tamara Jennings menyebut Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi masyarakat sipil yang aktif membangun kolaborasi dalam mendukung ketahanan dan perdamaian global.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif, pertukaran cendera mata, dan foto bersama sebagai simbol penguatan hubungan dan kerja sama antar lembaga dalam mendukung nilai-nilai kemanusiaan dan ketahanan global.(*)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Hotel Harris Gubeg Surabaya Majelis Hukum dan HAM PP M....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah  – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar milad ke-6....

Suara Muhammadiyah

26 February 2024

Berita

KOTAWARINGIN TIMUR, Suara Muhammadiyah - Gelaran Musyawarah Daerah (Musyda) Pemuda Muhammadiyah Kota....

Suara Muhammadiyah

14 November 2024

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Momentum dibulan kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pimpinan Dae....

Suara Muhammadiyah

9 August 2025

Berita

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Kamis 7 September 2023 menerima kunjungan 260 siswa TK Unggulan Ai....

Suara Muhammadiyah

7 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah