Mechanical Engineering Expo UMM Pamerkan Alat Bantu UMKM

Suara Muhammadiyah

5 July 2024

1420
UMM

UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Berbagai alat garapan mahasiswa teknik mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dipamerkan dalam gelaran Mechanical Engineering Expo (MEXPO), 4 Juli lalu. Ada lebih dari 30 mesin yang bisa dilihat dan dicermati. Bahkan akan sangat berguna untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Para mahasiswa memang didorong untuk menciptaptakan alat penunjang bagi kebutuhan UMKM. Misalnya alat pemotong kentang, alat penyortir jeruk, dan lain sebagainya,” ujar Ketua Prodi Teknik Mesin Ir. Iis Siti Aisyah, Ph.D.

Mesin-mesin buatan mahasiswa tersebut juga cukup variatif. Mulai dari pengaduk adonan tepung, grinder kopi, hingga alat penyortir kematangan buah. Berbagai inovasi itu juga merupakan bentuk komitmen nyata dari Kampus Putih UMM untuk melahirkan mahasiswa yang bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat selama perkuliahan.

"Ini sengaja kami pamerkan hasil karya mahasiswa teknik mesin agar pelaku UMKM tahu inovasi apa saja yang dibutuhkan. Sehingga kita juga bisa membantu masyarakat. Ilmu yang didapat mahasiswa tidak menguap begitu saja, tapi benar-benar bisa dimanfaatkan oleh orang lain,” katanya.

Iis berharap, melalui Mexpo ini mahasiswa dapat langsung berinteraksi dengan pelaku UMKM dan memahami kebutuhan mereka. Ini juga merupakan bentuk implementasi slogan UMM “Dari Muhammadiyah Untuk Bangsa”. Bukan hanya berkutat di kampus, tapi benar-benar terjun ke permasalahan warga.

Salah satu mesin yang menarik adalah penyortir kematangan buah. Mesin tersebut menggunakan sensor warna untuk mengetahui tingkat kematangan pada buah. Mekanismenya dimulai dengan buah yang melewati sensor warna di alat tersebut. Kemudian, secara otomatis akan dikelompokkan dengan klasifikasi buah mentah, kurang matang, dan matang. Ini mempermudah petani atau UMKM untuk memilah buah tanpa repot.

Di sisi lain, salah satu pelaku UMKM yang datang Ifa Fardiyah mengapresiasi berbagai alat yang sudah dibuat. Bahkan ia sudah menggunakan alat buatan mahasiswa teknik UMM sejak dua tahun lalu, yakni alat pengupas dan pemotong kentang. Jika dikupas dan dipotong secara manual, ia dan pegawainya membutuhkan waktu lebih dari tiga jam. Namun, dengan bantuan alat mesin dari UMM, hanya membutuhkan satu jam saja.

“Selain itu juga capek kalau harus memprosesnya dengan manual. Jadi dua alat ini sangat bisa memperlancar proses produksi secara efisien. Saya yakin, alat-alat yang lain juga akan berguna unutk UMKM-UMKM lainnya. Tergantung apa yang dibutuhkan dan diinginkan,” tegasnya mengakhri. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pemandangan berbeda terlihat di SD Muhammadiyah Program Khusus....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

ACEH TAMIANG, Suara Muhammadiyah – Anak-anak di usia wajib belajar menjadi perhatian Lazismu k....

Suara Muhammadiyah

10 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Islam sebagai agama tidak hanya dipahami dalam dimensi perintah dan....

Suara Muhammadiyah

15 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah dalam ajaran resminya, sebenarnya telah menganut akida....

Suara Muhammadiyah

21 February 2026

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Saad Ibrahim meng....

Suara Muhammadiyah

2 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah