Mekarkan Dakwah di Negeri Kanguru, PCIA Australia Periode 2025-2027 Resmi Dikukuhkan

Suara Muhammadiyah

17 August 2026

568
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MELBOURNE, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Australia periode 2025–2027 resmi dikukuhkan pada Ahad, (16/8). Pengukuhan dilaksanakan secara virtual melalui telekonferensi dan dikukuhkan oleh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (PPA).

Mengusung tema “Rooted in Faith, Blooming in Australia,” kepengurusan PCIA Australia periode 2025–2027 membawa semangat untuk memperkuat identitas keislaman yang berkemajuan sekaligus berkontribusi dalam kehidupan masyarakat Australia yang multikultural.

Acara pengukuhan dihadiri oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan sebagai perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra Yuli Rahmawati, Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia, Yudhistira Nugraha, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Tri Hastuti Nur Rochimah, warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari berbagai wilayah Australia, serta warga PCIA dan PCIM se-dunia.

Dalam arahannya, Ketua PCIM Australia, Yudhistira Nugraha, menekankan pentingnya PCIA untuk memperluas jangkauan dakwah dan aktivitas organisasi hingga ke wilayah-wilayah yang berada di luar pusat kota.

“PCIA diharapkan dapat melakukan ekspansi ke daerah-daerah yang jauh dari jangkauan city dan menghadirkan warna baru dalam representasi Muslim di Australia,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran PCIA juga memiliki peran strategis dalam memperkenalkan wajah Islam yang lebih beragam. Lebih-lebih, di tengah persepsi bahwa Islam kerap identik dengan budaya Timur Tengah.

"PCIA diharapkan mampu menghadirkan identitas Islam Indonesia yang khas, inklusif, dan relevan dengan konteks masyarakat Australia," ujarnya.

Sementara itu, Salmah Orbayinah, menekankan ‘Aisyiyah perlu terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya menghadirkan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebagai gerakan Islam yang membawa nilai kedamaian, kebangsaan, dan kemajuan.

“Kolaborasi konkret dan kemitraan perlu terus dibangun untuk memperkuat dakwah dan menghadirkan Islam yang penuh kedamaian serta berorientasi pada kemajuan,” tekannya.

Sebagai bagian dari kepengurusan periode 2025–2027, PCIA Australia juga telah menyusun sejumlah program kerja melalui majelis dan bidang organisasi. Program tersebut mencakup Majelis Tabligh dan Ketarjihan; Majelis Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial; Majelis Pembinaan Kader; Majelis Ekonomi dan Perintisan Amal Usaha; serta Majelis Hubungan Luar Organisasi dan Advokasi.

Kepengurusan PCIA Australia periode ini melibatkan kader dan anggota dari berbagai wilayah, termasuk New South Wales (NSW), Victoria (VIC), Queensland, dan Australian Capital Territory (ACT), di bawah kepemimpinan Ketua PCIA Australia, Rina Febrina Sarie.

Keberagaman wilayah dan latar belakang anggota menjadi modal penting bagi PCIA Australia untuk memperluas jaringan, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan program yang menjawab kebutuhan komunitas Muslim Indonesia dan masyarakat Australia secara lebih luas.

Melalui tema Rooted in Faith, Blooming in Australia, PCIA Australia periode 2025–2027 meneguhkan komitmennya untuk tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan gerakan ‘Aisyiyah, sekaligus terus bertumbuh dan memberikan kontribusi positif di Australia.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Kaprodi Ilmu Aktuaria, Yan Aditya Pradana, S.Pd., M.Si., menjadi pesert....

Suara Muhammadiyah

23 September 2023

Berita

BANJARBARU, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan menggelar Ra....

Suara Muhammadiyah

4 June 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzalez berkunjung....

Suara Muhammadiyah

3 July 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Semarang ....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 13 murid dan 1 guru pendamping, Anisa Amalia, S.Si da....

Suara Muhammadiyah

14 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah