Memaknai Islam melalui Iman, Amal Saleh, dan Kepedulian Sosial

Suara Muhammadiyah

9 October 2026

104
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TARAKAN, Suara Muhammadiyah— Kebahagiaan sejati dalam Islam tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta, tingginya jabatan, atau terpenuhinya seluruh keinginan duniawi. Kebahagiaan tumbuh dari hati yang terhubung dengan Allah SWT, kemampuan mensyukuri nikmat, kesabaran menghadapi ujian, serta kesediaan menebarkan manfaat bagi sesama.

Pesan tersebut menjadi inti khutbah Jumat yang disampaikan Faozan Amar, Wakil Ketua Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di Masjid At-Taqwa, Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (9/10/2026). Khutbah ini mengajak umat Islam menemukan makna kebahagiaan melalui penguatan iman, syukur, sabar, dan amal saleh.

Dalam perspektif Islam, bahagia bukan berarti hidup tanpa persoalan. Kehidupan selalu menghadirkan dinamika, baik berupa kelapangan maupun kesempitan, keberhasilan maupun kegagalan. Kualitas keimanan seseorang tercermin dari kemampuannya menyikapi setiap keadaan dengan sikap yang benar dan tetap berpegang pada nilai-nilai agama.

Al-Qur'an Surah Ar-Ra'd ayat 28 menegaskan bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram. Ayat ini mengingatkan bahwa ketenangan batin tidak selalu bergantung pada keadaan di luar diri. Zikir, doa, salat, dan kedekatan kepada Allah menjadi sumber kekuatan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Kunci berikutnya adalah syukur. Dalam Surah Ibrahim ayat 7, Allah SWT menjanjikan tambahan nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur. Syukur mengajarkan manusia untuk menghargai apa yang dimiliki, tanpa terjebak dalam kecemasan karena terus membandingkan diri dengan orang lain.

Syukur bukan berarti berhenti berusaha atau menerima ketidakadilan tanpa ikhtiar. Sebaliknya, syukur menjadi energi untuk bekerja lebih baik, mengembangkan potensi, dan menggunakan nikmat Allah bagi kemaslahatan.

Sementara itu, Surah Al-Baqarah ayat 153 mengajarkan pentingnya menjadikan sabar dan salat sebagai penolong. Sabar bukan sikap menyerah pada keadaan, melainkan keteguhan hati untuk menghadapi kesulitan, mengendalikan diri, dan terus mencari jalan keluar melalui ikhtiar yang benar.

Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa urusan orang beriman sungguh menakjubkan. Ketika memperoleh kesenangan, ia bersyukur; ketika ditimpa kesulitan, ia bersabar. Keduanya menjadi kebaikan baginya (HR Muslim).

Kebahagiaan dalam Islam tidak berhenti pada ketenangan pribadi. Ia harus terwujud dalam hubungan sosial yang baik dan kepedulian terhadap sesama. Membantu orang yang membutuhkan, menyantuni anak yatim, memperhatikan kaum dhuafa, serta menjaga silaturahmi merupakan bentuk amal saleh yang menghadirkan makna dalam kehidupan.

Semangat tersebut sejalan dengan teologi Al-Ma'un yang menjadi salah satu landasan gerakan sosial Muhammadiyah. Keberagamaan tidak cukup diwujudkan melalui ibadah ritual, tetapi perlu menghadirkan kepedulian nyata terhadap persoalan kemanusiaan.

Dengan demikian, hidup bahagia dalam Islam bertumpu pada keseimbangan hubungan dengan Allah SWT dan hubungan dengan sesama manusia. Iman menghadirkan ketenangan, syukur menumbuhkan rasa cukup, sabar menguatkan daya tahan, dan amal saleh menjadikan kehidupan lebih bermakna.

Pada akhirnya, kebahagiaan bukan sekadar tentang seberapa banyak yang dimiliki, melainkan bagaimana seseorang menjalani hidup dengan iman, menerima ujian dengan sabar, mensyukuri nikmat, dan memberikan manfaat bagi orang lain. Inilah kebahagiaan yang tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga menghadirkan kebaikan bagi masyarakat.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pendidikan Non Formal Pimpinan ....

Suara Muhammadiyah

17 January 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menerima kunjungan kehorm....

Suara Muhammadiyah

9 December 2025

Berita

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah — SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) menjadi tuan rumah kegiata....

Suara Muhammadiyah

7 October 2026

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Palestina asal Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP),....

Suara Muhammadiyah

10 January 2024

Berita

BLANGPIDIE, Suara Muhammadiyah - Pengukuhan Pimpinan Daerah (PIMDA) 362 Tapak Suci Putera Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

27 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah