Menata Kaderisasi Relawan, MDMC Karanganyar Luncurkan Sekolah Relawan Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

10 March 2026

481
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah – Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah Disaster Management Center (LRB–MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi Sekolah Relawan Muhammadiyah (SRM) sekaligus Buka Bersama pada Senin, 9 Maret 2026.

Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan MDMC, instruktur, serta relawan Muhammadiyah Karanganyar tersebut dilaksanakan di Rumah Budaya Estetik Indonesia, milik Aan Shopuanudin, M.Pd.Si., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Jaringan dan Kerja Sama MDMC Jawa Tengah.

Aan menyambut gembira penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menyampaikan dukungannya terhadap upaya penguatan kapasitas relawan Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar. Ia menilai perkembangan potensi relawan di Karanganyar menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dari sisi jumlah maupun kualitas sumber daya manusia.

“Ini adalah langkah penting dalam memperkuat gerakan kemanusiaan Muhammadiyah di daerah. Potensi relawan yang terus berkembang perlu diwadahi dengan sistem pembinaan yang terarah,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sarasehan kebencanaan yang disampaikan oleh Yockie Asmoro, Ketua Korps Instruktur MDMC Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Yockie membagikan pengalaman lapangan selama terlibat dalam respons bencana di wilayah Tapanuli Selatan dan Aceh Tamiang.

Ia menekankan pentingnya kesiapan relawan dalam menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk kemampuan manajemen posko, koordinasi lapangan, serta kerja sama lintas lembaga dalam operasi kemanusiaan.

Setelah sarasehan, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat berjamaah, yang menjadi momentum mempererat silaturahmi dan solidaritas antarrelawan Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar.

Usai salat Isya, agenda dilanjutkan dengan pemaparan program Sekolah Relawan Muhammadiyah oleh Wahid Ilham Isnanto, yang dikukuhkan sebagai Kepala Sekolah Relawan Muhammadiyah Karanganyar oleh pimpinan MDMC Karanganyar.

Dalam pemaparannya, Ilham menjelaskan bahwa Sekolah Relawan Muhammadiyah merupakan program kaderisasi relawan yang dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas relawan Muhammadiyah dalam berbagai klaster kebencanaan, juga ranah keorganisasian.

“Sekolah Relawan Muhammadiyah menjadi wadah untuk mengembangkan potensi relawan di berbagai bidang, mulai dari SAR, logistik, kesehatan, media, hingga dapur umum. Harapannya, potensi relawan Muhammadiyah di Karanganyar dapat tertata, terlatih, dan siap bergerak dalam sistem respons kebencanaan,” jelasnya.

Program tersebut juga sejalan dengan konsep One Muhammadiyah One Response (OMOR) yang menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh unsur Muhammadiyah dalam penanganan bencana. (srm)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) resmi m....

Suara Muhammadiyah

2 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar Unisa Char....

Suara Muhammadiyah

13 October 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Perayaan Pekan Kerukunan Antarumat Beragama Se-dunia berlangsung....

Suara Muhammadiyah

11 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sudah menjadi suatu keharusan bagi warga Persyarikatan Muhamm....

Suara Muhammadiyah

18 September 2023

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus menum....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah