Mendiktisaintek Resmikan 24 PPDS PTMA, Dorong Kualitas Kesehatan Internasional

Publish

13 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
97
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, M.Eng., Ph.D., menegaskan bahwa peluncuran 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) harus diarahkan untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan nasional, bukan sekadar ekspansi program studi. Hal tersebut disampaikannya dalam grand launching yang digelar di Ballroom UMY Student Dormitory, Jum'at (13/2).

Dalam sambutannya, Prof. Brian mengapresiasi konsistensi Muhammadiyah yang sejak awal berdiri menjadikan pendidikan dan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari amal usaha dan pengabdian sosial. Menurutnya, pembukaan PPDS di PTMA harus menjadi bagian dari gerakan Islam berkemajuan yang menjawab persoalan umat melalui penguatan ilmu pengetahuan dan kerja kolektif yang terintegrasi.

Ia secara tegas mengingatkan agar pengembangan PPDS tidak terjebak dalam orientasi komersialisasi pendidikan. Menurutnya, tujuan utama program tersebut adalah melahirkan dokter spesialis yang kompeten dan berintegritas, bukan mengejar keuntungan finansial. Jika kualitas dan niat pengabdian dijadikan prioritas, maka keberlanjutan institusi akan mengikuti secara alami.

Prof. Brian juga menyoroti fenomena tingginya angka masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri. Ia menyebut sekitar 10 miliar dolar AS atau setara Rp160 triliun setiap tahun mengalir keluar negeri untuk layanan kesehatan. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi institusi pendidikan kedokteran dan rumah sakit dalam negeri untuk meningkatkan standar layanan hingga berkelas internasional.

Ia mendorong PTMA untuk membangun rumah sakit Muhammadiyah yang unggul dan kompetitif secara global, sehingga mampu menjadi rujukan pasien internasional. Dengan demikian, penguatan PPDS tidak hanya berdampak pada kualitas pendidikan, tetapi juga pada kemandirian sistem kesehatan nasional.

Selain mutu layanan, ia menekankan pentingnya menjaga akses pendidikan kedokteran agar tetap inklusif. PTMA diminta untuk tetap memberi ruang bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah, sehingga pendidikan dokter spesialis tidak hanya dinikmati kalangan tertentu.

Menurutnya, profesi dokter dan pendidik merupakan ladang amal jariyah karena ilmu dan pelayanan yang diberikan akan terus memberi manfaat bagi masyarakat. Mengakhiri sambutannya, Prof. Brian secara resmi meluncurkan 24 Program Studi PPDS PTMA dan berharap langkah ini menjadi awal lahirnya dokter spesialis yang unggul secara akademik sekaligus memiliki komitmen sosial yang kuat.

“Semoga ini menjadi bagian dari ikhtiar besar menghadirkan Indonesia yang lebih sehat, lebih adil, dan lebih bermanfaat,” pesan dalam penutupannya. 

Sementara itu, Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran PPDS ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan kedokteran di lingkungan PTMA. Ia menegaskan komitmen UMY dan PTMA dalam mencetak tenaga medis spesialis yang unggul dan berdaya saing.

Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes., yang menekankan pentingnya pengembangan pendidikan dokter spesialis sebagai bagian dari dakwah Muhammadiyah di bidang kesehatan. Menurutnya, kehadiran PPDS di PTMA merupakan wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

Puncak acara ditandai dengan pidato sekaligus peluncuran PPDS PTMA oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, M.Eng., Ph.D. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Muhammadiyah yang dinilai progresif dalam memperluas akses pendidikan spesialis kedokteran di Indonesia.

Prosesi peresmian simbolis dilakukan melalui penekanan tombol dan penyerahan Surat Keputusan (SK) PPDS. Kegiatan tersebut didampingi Ketua PP Muhammadiyah, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, BPH UMY, Rektor UMY, serta sejumlah rektor PTMA, antara lain Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta. Acara juga dirangkai dengan foto bersama serta penayangan video resmi 24 PPDS dari tujuh PTMA, yakni UMY, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Peluncuran 24 PPDS PTMA ini diakhiri dengan sesi testimoni dan paparan singkat dari perwakilan Direktur Rumah Sakit Pendidikan serta perwakilan calon peserta PPDS yang menyampaikan harapan terhadap penguatan sistem pendidikan dokter spesialis di lingkungan PTMA.

Daftar 24 PPDS PTMA

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY):
 1. PPDS Ilmu Bedah
 2. PPDS Obstetri dan Ginekologi
 3. PPDS Ilmu Kesehatan Anak
 4. PPDS Ortopedi dan Traumatologi
 5. PPDS Radiologi
 6. PPDS Psikiatri
 7. PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif
 8. PPDS Jantung dan Pembuluh Darah
 9. PPDS Patologi Klinik
 10. PPDS Kedokteran Keluarga Layanan Primer
 11. PPDS Neurologi
 12. PPDS Ilmu Kesehatan Mata

Universitas Muhammadiyah Jakarta:
13. PPDS Ilmu Bedah
14. PPDS Penyakit Dalam
15. PPDS Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

Universitas Muhammadiyah Makassar:
16. PPDS Pengobatan Darurat
17. PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif
18. PPDS Ilmu Bedah
19. PPDS Dermatologi, Venereologi, dan Estetika

Universitas Muhammadiyah Surabaya:
20. PPDS Patologi Klinik

Universitas Muhammadiyah Semarang:
21. PPDS Obstetri dan Ginekologi

Universitas Muhammadiyah Surakarta:
22. PPDS Kedokteran Keluarga Layanan Primer

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU):
23. PPDS Ilmu Bedah
24. PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
(ZA)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MUNTILAN, Suara Muhammadiyah – Ekonomi kreatif, menjadi pompa semangat untuk menggerakkan pere....

Suara Muhammadiyah

7 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muha....

Suara Muhammadiyah

3 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah resmi menetapkan awal ....

Suara Muhammadiyah

18 October 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menjelang akhir Ramadan 1446 H, umat Islam bersiap menyambut d....

Suara Muhammadiyah

20 March 2025

Berita

SINGAPURA, Suara Muhammadiyah - Miftahulfahra Maulani Indri, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universit....

Suara Muhammadiyah

14 May 2024