Menginap di ‘Aisyi Tower Klaten, Nikmati Fasilitas Bintang 2 Laiknya Bintang 4

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

731
Conference pers 'Aisyi Tower Klaten

Conference pers 'Aisyi Tower Klaten

KLATEN, Suara Muhammadiyah – ‘Aisyi Tower Klaten, menjadi wajah baru bisnis perhotelan yang diinisiasi oleh perempuan Muhammadiyah (‘Aisyiyah). Demikian Deni ‘Asy’ari mengemukakan, Kamis (11/6) saat conference pers di Ruang Darwis ‘Aisyi Tower Klaten.

“Ini wajah baru bisnis yang dikelola oleh perempuan Muhammadiyah. Bahwa sebagai Perempuan pun sesungguhnya bisa untuk mengurus bisnis secara profesional, bisnis secara terbuka,” kata Direktur Utama Suara Muhammadiyah tersebut.

Konsep fundamental dari ‘Aisyi Tower ini bernapaskan literasi. Mengapa? “Fondasinya dari media,” ujar Deni.

Harus diakui, akar tunjang Suara Muhammadiyah meniscayakan dirinya sebagai media. Yang dari situlah kemudian, inspirasi muncul untuk mengintegrasikan dengan konstruksi bangunan dari ‘Aisyi Tower Klaten ini.

“Kita membranding hotel kita ini sebagai hotel literasi. Dan harapannya ini benar-benar mencerahkan, memperkaya wawasan, memberdayakan masyarakat, sehingga ini bisa menginspirasi banyak orang,” jelasnya.

Secara khusus, ‘Aisyi Tower Klaten masuk kategori bintang 2 plus-plus. “Secara fasilitas, melebihi,” tuturnya. Kalau bintang 3, kata Deni, secara jumlah tidak masuk.

“Jumlah kamar kita 28. Kalau bintang 3, harus 40 minimal,” bebernya. Kalau bintang 2, sampai 30 kamar.

“Kita ini 28 kamar. Tetapi, secara fasilitas, kita seperti bintang 4. Terpenuhi di sini semua,” ucap Deni.

Lebih jauh lagi, ‘Aisyi Tower Klaten tidak mengusung konsep hotel syariah. Kenapa? “Karena ‘Aisyiyah itu lebih dari syariah,” bongkar Deni.

Yang jauh substansial, menjadikan pengunjung masuk ke ‘Aisyi Tower Klaten merasakan nilai-nilai dari kesyariahannya tersebut.

“Bagaimana orang masuk ke ‘Aisyi Tower ini mendapat nilai-nilai syariah itu tanpa labeling syariah sebagaimana kebanyakan hotel-hotel yang melabeling bisnisnya dengan syariah yang menurut kami itu hanya labeling bisnis. Kami tidak pada aspek labeling, tetapi pada aspek value,” tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 86 Unit V A.2 be....

Suara Muhammadiyah

24 November 2023

Berita

TANAH DATAR, Suara Muhammadiyah — Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Tanah Datar kembali mengg....

Suara Muhammadiyah

31 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) 1205 Kota Yogyakarta menggelar Ku....

Suara Muhammadiyah

7 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada zaman sekarang, banyak orang begitu rupa untuk membangun....

Suara Muhammadiyah

1 November 2025

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali....

Suara Muhammadiyah

26 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah