Menginap di ‘Aisyi Tower Klaten, Nikmati Fasilitas Bintang 2 Laiknya Bintang 4

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

632
Conference pers 'Aisyi Tower Klaten

Conference pers 'Aisyi Tower Klaten

KLATEN, Suara Muhammadiyah – ‘Aisyi Tower Klaten, menjadi wajah baru bisnis perhotelan yang diinisiasi oleh perempuan Muhammadiyah (‘Aisyiyah). Demikian Deni ‘Asy’ari mengemukakan, Kamis (11/6) saat conference pers di Ruang Darwis ‘Aisyi Tower Klaten.

“Ini wajah baru bisnis yang dikelola oleh perempuan Muhammadiyah. Bahwa sebagai Perempuan pun sesungguhnya bisa untuk mengurus bisnis secara profesional, bisnis secara terbuka,” kata Direktur Utama Suara Muhammadiyah tersebut.

Konsep fundamental dari ‘Aisyi Tower ini bernapaskan literasi. Mengapa? “Fondasinya dari media,” ujar Deni.

Harus diakui, akar tunjang Suara Muhammadiyah meniscayakan dirinya sebagai media. Yang dari situlah kemudian, inspirasi muncul untuk mengintegrasikan dengan konstruksi bangunan dari ‘Aisyi Tower Klaten ini.

“Kita membranding hotel kita ini sebagai hotel literasi. Dan harapannya ini benar-benar mencerahkan, memperkaya wawasan, memberdayakan masyarakat, sehingga ini bisa menginspirasi banyak orang,” jelasnya.

Secara khusus, ‘Aisyi Tower Klaten masuk kategori bintang 2 plus-plus. “Secara fasilitas, melebihi,” tuturnya. Kalau bintang 3, kata Deni, secara jumlah tidak masuk.

“Jumlah kamar kita 28. Kalau bintang 3, harus 40 minimal,” bebernya. Kalau bintang 2, sampai 30 kamar.

“Kita ini 28 kamar. Tetapi, secara fasilitas, kita seperti bintang 4. Terpenuhi di sini semua,” ucap Deni.

Lebih jauh lagi, ‘Aisyi Tower Klaten tidak mengusung konsep hotel syariah. Kenapa? “Karena ‘Aisyiyah itu lebih dari syariah,” bongkar Deni.

Yang jauh substansial, menjadikan pengunjung masuk ke ‘Aisyi Tower Klaten merasakan nilai-nilai dari kesyariahannya tersebut.

“Bagaimana orang masuk ke ‘Aisyi Tower ini mendapat nilai-nilai syariah itu tanpa labeling syariah sebagaimana kebanyakan hotel-hotel yang melabeling bisnisnya dengan syariah yang menurut kami itu hanya labeling bisnis. Kami tidak pada aspek labeling, tetapi pada aspek value,” tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Prof Triyo Supriyatno Menghidupkan STEM dan Optimisme Murid Muhammadiyah MALANG, Suara Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

30 January 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan ....

Suara Muhammadiyah

30 June 2024

Berita

 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - International Program for Communication Studies (IP-COS)....

Suara Muhammadiyah

20 May 2024

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Sosialisasi Training of Trainer (ToT) agen dan verifikator SatuMu yang ....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Berita

MANADO, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan memperka....

Suara Muhammadiyah

23 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah