Menginap di ‘Aisyi Tower Klaten, Nikmati Fasilitas Bintang 2 Laiknya Bintang 4

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

575
Conference pers 'Aisyi Tower Klaten

Conference pers 'Aisyi Tower Klaten

KLATEN, Suara Muhammadiyah – ‘Aisyi Tower Klaten, menjadi wajah baru bisnis perhotelan yang diinisiasi oleh perempuan Muhammadiyah (‘Aisyiyah). Demikian Deni ‘Asy’ari mengemukakan, Kamis (11/6) saat conference pers di Ruang Darwis ‘Aisyi Tower Klaten.

“Ini wajah baru bisnis yang dikelola oleh perempuan Muhammadiyah. Bahwa sebagai Perempuan pun sesungguhnya bisa untuk mengurus bisnis secara profesional, bisnis secara terbuka,” kata Direktur Utama Suara Muhammadiyah tersebut.

Konsep fundamental dari ‘Aisyi Tower ini bernapaskan literasi. Mengapa? “Fondasinya dari media,” ujar Deni.

Harus diakui, akar tunjang Suara Muhammadiyah meniscayakan dirinya sebagai media. Yang dari situlah kemudian, inspirasi muncul untuk mengintegrasikan dengan konstruksi bangunan dari ‘Aisyi Tower Klaten ini.

“Kita membranding hotel kita ini sebagai hotel literasi. Dan harapannya ini benar-benar mencerahkan, memperkaya wawasan, memberdayakan masyarakat, sehingga ini bisa menginspirasi banyak orang,” jelasnya.

Secara khusus, ‘Aisyi Tower Klaten masuk kategori bintang 2 plus-plus. “Secara fasilitas, melebihi,” tuturnya. Kalau bintang 3, kata Deni, secara jumlah tidak masuk.

“Jumlah kamar kita 28. Kalau bintang 3, harus 40 minimal,” bebernya. Kalau bintang 2, sampai 30 kamar.

“Kita ini 28 kamar. Tetapi, secara fasilitas, kita seperti bintang 4. Terpenuhi di sini semua,” ucap Deni.

Lebih jauh lagi, ‘Aisyi Tower Klaten tidak mengusung konsep hotel syariah. Kenapa? “Karena ‘Aisyiyah itu lebih dari syariah,” bongkar Deni.

Yang jauh substansial, menjadikan pengunjung masuk ke ‘Aisyi Tower Klaten merasakan nilai-nilai dari kesyariahannya tersebut.

“Bagaimana orang masuk ke ‘Aisyi Tower ini mendapat nilai-nilai syariah itu tanpa labeling syariah sebagaimana kebanyakan hotel-hotel yang melabeling bisnisnya dengan syariah yang menurut kami itu hanya labeling bisnis. Kami tidak pada aspek labeling, tetapi pada aspek value,” tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta tunjukan komitmen menebar ....

Suara Muhammadiyah

20 March 2025

Berita

KENDAL, Suara Muhammadiyah - Lazismu PDM Kendal, Kamis (9/11) melalui program Save Our School dari &....

Suara Muhammadiyah

11 November 2023

Berita

BUDAPEST, Suara Muhammadiyah - Isu transisi energi, perkembangan teknologi, dan keberlanjutan l....

Suara Muhammadiyah

2 June 2026

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) telah resmi membuka ....

Suara Muhammadiyah

8 December 2023

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah -  Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agung Setya IE SH SIK MSi menyamp....

Suara Muhammadiyah

21 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah