Mengurai Tantangan Perguruan Tinggi Swasta Menuju Unggul

Suara Muhammadiyah

23 October 2023

2085
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MADRID, Suara Muhammadiyah - Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh perguruan tinggi swasta di Indonesia salah satunya adalah kualitas sumer daya manusia, yang seringkali belum mau melakukan pengembangan diri dengan komprehensif. Hal ini terungkap dalam Webinar PCIM Spanyol yang mengangkat tema: Perkembangan dan Tantangan Perguruan Tinggi Swasta Menuju Unggul dan Berkemajuan, yang menghadirkan Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dr. Doddy Irawan, S.T., M.Eng. 

Dalam webinar yang dimoderatori oleh Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PCIM Spanyol, Izhan Fakhruzi ini, Doddy setidaknya mengungkap delapan faktor yang menjadi tantangan dalam pengembangan perguruan tinggi swasta di Indonesia, antara lain: Akreditasi dan pengawasan, kualitas sumber daya manusia, biaya kuliah, variasi kuliah dan fasilitas pendidikan, sumber dana yang tidak pasti, persaingan global, kesesuaian kurikulum dengan tuntutan industri serta keterlibatan dalam penelitian dan pengabdian.

Doddy sejak awal menegaskan bahwa sumber daya manusia adalah kekuatan dan kunci penting dalam pengembangan kampus. "Dosen diharapkan selalu bisa meng-upgrade diri, jangan hanya mengajar tapi tidak meluangkan waktu untuk mengembangkan diri", ujar alumni dari Oviedo University, Spanyol ini. 

Ketua PCIM Spanyol, Yordan Gunawan, mengawali sambutan pembuka dengan pernyataan bahwa ada keunikan tentang keberadaan kampus swasta di Indonesia yang harus berdarah-darah membangun kampus, baik secara kualitas dan kuantitas, tanpa ada bantuan dan pembinaan secara komprehensif dari negara. "Tidak bisa dielakkan bahwa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah menyumbang dan berkontribusi banyak dalam pembangunan bangsa dan negara ini", ujar Yordan. 

Menyambut statement tersebut, Doddy Irawan juga menyebut bagaimana caranya perguruan tinggi swasta untuk mencari hibah atau grant dunia, misalnya sebagaimana yang didapat oleh Universitas Muhammadiyah Pontianak hari ini, yaitu salah satunya Erasmus Plus Project. 

Khalifani Ash Shidiqi, Ketua Majelis Roset dan Akademik PCIM Spanyol mengungkap syukurnya dengan menyebut acara dihadiri oleh Kepala Kantor Urusan lnternasional dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Indonesia, selain dari peserta lainnya yang terlihat antusias mengikuti seminar berseri ini.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS....

Suara Muhammadiyah

9 July 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Panjta Nu....

Suara Muhammadiyah

30 April 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebuah langkah strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat kembali teruk....

Suara Muhammadiyah

9 July 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Semarang menjadi tuan rumah penyelengg....

Suara Muhammadiyah

23 June 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara, Dr dr Ka....

Suara Muhammadiyah

18 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah