SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto menaruh perhatian khusus kepada Persyarikatan Muhammadiyah yang lahir sejak 1912 oleh inisiator Allahuyarham Kiai Haji Ahmad Dahlan di Kampung Kauman Yogyakarta.
Hal ini dikemukakan saat Dialog Menko Perekonomian dengan Warga Muhammadiyah, Jumat (6/2) di Hyaat Regency Yogyakarta, Tentara Pelajar, Panggung Sari, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.
"Muhammadiyah tentunya adalah sebuah organisasi yang solid," ungkap Airlangga. Demikian pengakuan pihak luar kepada organisasi Islam terbesar di Indonesia ini.
Tentu hal tersebut tidak lain disokong dengan kemampuan dalam konteks menyusun rancang bangun sistem yang kokoh. Hal ini menjadi pengalaman bagi Muhammadiyah sejak dulu hingga sekarang.
Pun demikian halnya dengan mengurus aset-aset yang dimilikinya. Disebutkan oleh Airlangga, sangat tersistematisasi dengan sedemikian rupa.
"Menyusun asetnya secara tertib, transparan, dan disiplin," bebernya lagi, dengan apresiasi tinggi.
Spirit ini yang melekat kuat dalam sukma Muhammadiyah. Hal itu terlebih-lebih bertambah semakin substansial lagi, peran sentral Muhammadiyah dengan kentaranya di seluruh bidang kehidupan niscaya menjadi inspirasi bagi semua.
"Dan ini menjadi salah satu organisasi yang banyak dilirik oleh organisasi lain," tegas Airlangga. (Cris)

