Milad ke-18 PPM MBS Yogyakarta, Bertumbuh, Berprestasi, dan Mendunia

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
240
Prof Dr H Muhammad Din Syamsudin, MA hadir di Milad ke-18  Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta. Foto: Cris

Prof Dr H Muhammad Din Syamsudin, MA hadir di Milad ke-18 Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta merayakan milad ke-18, Kamis (22/1) di Jamusan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY.

Milad kali ini dirangkaikan dengan meresmikan Gedung SMP MBS Al Badar Full Day School dan Kafana Moeslen Wear oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2015 Muhammad Sirajuddin Syamsuddin.

Pimpinan PPM MBS Yogyakarta Fakih Udin mengungkapkan rasa bangganya dengan bunga rampai capaian yang telah ditorehkan selama 18 tahun ini. “Alhamdulillah saya bersyukur MBS ini semakin maju,” katanya.

Fakih mengharapkan MBS Yogyakarta dapat terus berkembang sekaligus menjadi rujukan bagi masyarakat untuk mengenyamkan pendidikan kepada anak-anaknya. “Menjadi lulusan dan kader yang memiliki landasan Al Qur’an dan As Sunnah,” ujarnya.

Di sisi lain, Din secara khusus memberikan apresiasi kepada PPM MBS Yogyakarta yang telah berdiri sejak tahun 2008. “Mengalami kemajuan yang membanggakan,” ungkapnya.

Disebutnya bahwa MBS ini telah banyak melahirkan alumni berprestasi baik di tingkat nasional bahkan sampai tingkat internasional.

“Saya tahu persis banyak alumni dari MBS ini yang sekarang telah melanjutkan studinya di luar negeri, khususnya di Mesir, Universitas Al Azhar,” bebernya.

Dan, yang membuat bangga Din lagi, MBS ini telah memperoleh penyetaraan muadalah dari Al-Azhar. “Satu dari sedikit lembaga pendidikan di lingkungan Muhammadiyah yang sudah mendapatkan muadalah itu,” sambungnya.

Di samping itu juga, Din menggarisbawahi para alumni MBS Yogyakarta yang lain pun juga telah banyak berkiprah. Bahkan, ada yang melaksanakan studi lanjut program doktor.

“Saya diberi informasi sudah ada yang memulai program Doktor,” bebernya, yang sangat optimis banyak melahirkan bibit-bibit baru sarjana doktor dari MBS ini ke depannya.

“Dan saya yakin pada usianya yang ke-20 tahun atau lebih sedikit, sudah lahir doktor-doktor baru dari 'kandungan' MBS ini,” tutur Din. Apalagi, MBS ini telah menjadi role model di banyak pondok pesantren lainnya.

“Selamat kepada MBS Yogyakarta. Saya berharap serta berkeyakinan satu model pendidikan baru yaitu full day school pada tingkat SMP yang diberi nama Al Badar ini akan mengalami kesuksesan,” tandasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Keluarga besar Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen (MM) ....

Suara Muhammadiyah

25 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – SD Muhammadiyah Kauman (Muhamka) lepas 77 siswa kelas VI tahu....

Suara Muhammadiyah

14 June 2025

Berita

 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Plus Umroh Universitas Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

9 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazizmu) Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

22 February 2024