Milad ke-8 SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, Satu Windu Mengabdi, Menyiapkan Generasi Berprestasi

Suara Muhammadiyah

9 July 2026

258
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring memasuki Milad ke-8, Sabtu (4/7/). Tema milad kal ini mengusung "Memperkuat Kompetensi SDM sebagai Langkah Strategis Menuju Sekolah Unggul.”

Kepala SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, Dwi Ehwanto mengajak memaknai usia sekolah yang telah memasuki satu windu. Menurutnya, angka delapan yang direbahkan membentuk simbol tak hingga, melambangkan semangat belajar yang tidak pernah berhenti serta inovasi yang terus berkembang.

"Satu windu bukanlah garis akhir, melainkan pijakan baru. Sekolah unggul bukan dibangun oleh gedung megah, tetapi oleh manusia-manusia yang terus memperbaiki diri dengan ikhlas," ungkapnya.

Ia menegaskan, tema milad tahun ini selaras dengan hasil Rapat Kerja sekolah yang menempatkan penguatan kompetensi sumber daya manusia sebagai strategi utama menuju sekolah unggul.

“Guru, musyrif, pamong, hingga tenaga kependidikan diharapkan terus berkembang menjadi insan yang profesional, adaptif, dan berkarakter Islami,” ujarnya.

Komitmen tersebut telah membuahkan hasil. SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring kini menyandang predikat Sekolah Unggul Madya dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah serta Sekolah Model dari Kementerian Pendidikan.

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kolaborasi, dan konsistensi selama delapan tahun telah menghasilkan kepercayaan yang semakin besar dari masyarakat,” tuturnya.

Ketua PRA Gunungpring, Ibunda Bina, menegaskan komitmen organisasinya sebagai mitra strategis sekolah, khususnya dalam pendampingan gizi peserta didik. Mulai dari sarapan hingga makan malam, para ibu 'Aisyiyah berperan aktif menyiapkan makanan bergizi sebagai ikhtiar membentuk generasi yang sehat jasmani dan rohani.

Sementara itu, Ketua PRM Gunungpring, Ustaz Rohmad, mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja SIAP (Semangat, Integritas, Amanah, Profesional). Menurutnya, keunggulan sekolah tercermin dari kedisiplinan, pelayanan yang berkualitas, serta akhlak seluruh warganya.

Penguatan spiritual disampaikan oleh Jumari, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah. Berlandaskan Surah Al-Hujurat ayat 15 dan Surah Al-'Ashr, ia menegaskan bahwa seorang mukmin memiliki tiga karakter utama, yaitu iman yang kokoh, tidak ragu dalam mengemban amanah, serta berjuang dengan harta dan dirinya di jalan Allah.

Menurutnya, bagi seorang pendidik, perjuangan tersebut diwujudkan melalui pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran secara ikhlas demi kemajuan pendidikan. Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan empat kompetensi guru—pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional—serta menanamkan prinsip "unggul tanpa menyakiti", yakni membangun keunggulan melalui kolaborasi dan saling menguatkan, bukan persaingan yang destruktif.

Peringatan Milad ke-8 SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring bukan sekadar perayaan ulang tahun. Momentum satu windu ini menjadi penegasan tekad untuk terus melangkah menuju sekolah yang semakin unggul. (NA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat KH Rafa....

Suara Muhammadiyah

30 September 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Kerjasama dan upaya peningkatan kualitas Pendidikan antara dua ban....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah - Strategi hebat dari marketing adalah excellent service. Yakni Frie....

Suara Muhammadiyah

29 November 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Masjid Al –Ikhwan Jalan Pelanduk Makassar, Pimpina....

Suara Muhammadiyah

2 March 2026

Berita

Mengangkat Produk Buatan Sendiri “EL CHICKEN” PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Pi....

Suara Muhammadiyah

16 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah