MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperluas kiprahnya di tingkat internasional.
Kali ini, program studi tersebut ambil bagian dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Internasional yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unismuh Makassar di kawasan Pantai Tanjung Anging Mammiri, Makassar, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Magister Ilmu Pemerintahan dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi dan lintas negara.
Pengabdian internasional tersebut melibatkan sejumlah perguruan tinggi, yakni Program Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Mulawarman, Departemen Ilmu Pemerintahan Universitas Tadulako, Departemen Ilmu Pemerintahan Universitas Sam Ratulangi, College of Political Science and Public Administration (CPSPA) Polytechnic University of the Philippines, serta School of Law, Vellore Institute of Technology (VIT), India.
Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr. Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si., mengatakan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar utama perguruan tinggi yang harus terus dikembangkan melalui kolaborasi global agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Aktivitas ini menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas institusi sekaligus memperkuat reputasi akademik melalui jejaring internasional,” ujarnya.
Menurut Andi Luhur, tantangan pembangunan dewasa ini semakin kompleks sehingga tidak dapat diselesaikan secara parsial. Karena itu, perguruan tinggi dituntut membangun sinergi dengan berbagai mitra, baik nasional maupun internasional, agar solusi yang dihasilkan lebih komprehensif dan berkelanjutan.
“PKM harus dilaksanakan secara kolaboratif, berjejaring global, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kerja sama internasional ini, kami ingin memperkuat kualitas pengabdian sekaligus mendorong Program Magister Ilmu Pemerintahan menuju akreditasi unggul,” tambahnya.
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Kegiatan PKM Kolaborasi Internasional tahun ini mengangkat tema penguatan kesadaran pengelolaan sampah untuk mendukung ekonomi sirkular di kawasan pesisir melalui pemberdayaan bank sampah berbasis ecobrick.
Para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari latihan pemadatan sampah plastik, demonstrasi pemilahan sampah, pemetaan kondisi persampahan masyarakat, diskusi kelompok (Focus Group Discussion), hingga penyusunan Community Action Plan sebagai rencana aksi bersama dalam mewujudkan tata kelola persampahan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, para akademisi dari Indonesia, Filipina, dan India saling berbagi praktik terbaik mengenai pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan bank sampah, serta pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Internasionalisasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah
Bagi Program Magister Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar, keterlibatan dalam PKM internasional tidak hanya menjadi implementasi pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga bagian dari strategi internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah.
Kolaborasi tersebut diharapkan membuka peluang yang lebih luas dalam penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kapasitas kelembagaan.
Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan pembangunan kota dan permukiman berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem laut, serta penguatan kemitraan global.
Andi Luhur berharap kerja sama yang telah dibangun bersama perguruan tinggi mitra dari Indonesia, Filipina, dan India dapat terus berkembang menjadi kolaborasi akademik yang berkesinambungan.
“Harapan kami, sinergi ini tidak berhenti pada kegiatan pengabdian semata, tetapi berlanjut dalam bentuk penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, serta berbagai program pengembangan kelembagaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah di tingkat global,” pungkasnya. (yahya)

