MPM PCM Galur Bersama BMT UMY dan Baznas Perkuat Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
667
MPM PCM Galur

MPM PCM Galur

GALUR, KULON PROGO – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Galur mengambil langkah strategis dalam mendorong kemandirian warga melalui agenda "Bedah Program Pemberdayaan Masyarakat". Bekerja sama dengan Kelembagaan Pirukunan Tuwanggana Galur, kegiatan ini digelar di Aula Kapanewon Galur pada Jumat (23/01) siang.

Acara ini menghadirkan dua pakar pemberdayaan sebagai narasumber utama, yakni Totok Sugianta dari Baznas Kulon Progo dan Muhammad Nova dari BMT UMY. Kehadiran mereka bertujuan untuk membedah peluang kolaborasi pendanaan dan pendampingan usaha bagi warga Muhammadiyah serta masyarakat umum di wilayah Galur.

Ketua MPM PCM Galur, Priyo Santoso, yang dikenal sebagai advokat sekaligus pemerhati civil society, menekankan bahwa MPM memiliki peran vital sebagai fasilitator teknis. Menurutnya, hambatan utama pemberdayaan seringkali terletak pada ketidakpahaman masyarakat dalam menyusun usulan program.

"Kami di MPM PCM Galur memiliki sumber daya manusia yang siap membantu membahasakan usulan warga berdasarkan potensi lokal yang ada. Kami bukan hanya sekadar memberi informasi, tapi melakukan advokasi dan pendampingan teknis agar potensi di tingkat Ranting bisa diakses dan didukung oleh lembaga donor seperti Baznas maupun BMT," tegas Priyo.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Panewu Galur. Dalam sambutannya, Panewu memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif MPM PCM Galur. Ia berharap sinergi ini dapat membawa kemanfaatan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kapanewon Galur melalui program-program yang tepat sasaran.

Dalam paparannya, Totok Sugianta (Baznas KP) dan Muhammad Nova (BMT UMY) menjelaskan berbagai skema pemberdayaan yang bisa diakses masyarakat luas. Mereka berharap forum seperti ini dapat memperpendek jarak informasi antara lembaga suport sytem program dengan masyarakat pelaku usaha.

"Seluruh program kami berorientasi pada peningkatan kesejahteraan. Kami berharap melalui relawan penggerak di PCM dan PRA Galur, informasi ini bisa tersampaikan secara masif sehingga semakin banyak warga yang mandiri secara ekonomi," ujar Muhammad Nova dari BMT UMY.

Acara ini diikuti dengan antusias oleh pengurus PCM, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA), serta jaringan relawan penggerak pemberdayaan. Melalui pertemuan ini, para relawan dibekali strategi teknis pendampingan, mulai dari tahap pengusulan program hingga pengawalan usaha di lapangan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Desa Cabeyan memiliki potensi sektor pertanian yang dapat dikembangk....

Suara Muhammadiyah

25 September 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah (Pimwil) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Riau seleng....

Suara Muhammadiyah

12 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Masih dalam suasana semarak Milad yang ke-60 tahun, Ikatan Mahasisw....

Suara Muhammadiyah

27 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membangga....

Suara Muhammadiyah

10 September 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS menjadi momentum penting....

Suara Muhammadiyah

21 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah