MPM PCM Galur Bersama BMT UMY dan Baznas Perkuat Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

Suara Muhammadiyah

23 January 2026

896
MPM PCM Galur

MPM PCM Galur

GALUR, KULON PROGO – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Galur mengambil langkah strategis dalam mendorong kemandirian warga melalui agenda "Bedah Program Pemberdayaan Masyarakat". Bekerja sama dengan Kelembagaan Pirukunan Tuwanggana Galur, kegiatan ini digelar di Aula Kapanewon Galur pada Jumat (23/01) siang.

Acara ini menghadirkan dua pakar pemberdayaan sebagai narasumber utama, yakni Totok Sugianta dari Baznas Kulon Progo dan Muhammad Nova dari BMT UMY. Kehadiran mereka bertujuan untuk membedah peluang kolaborasi pendanaan dan pendampingan usaha bagi warga Muhammadiyah serta masyarakat umum di wilayah Galur.

Ketua MPM PCM Galur, Priyo Santoso, yang dikenal sebagai advokat sekaligus pemerhati civil society, menekankan bahwa MPM memiliki peran vital sebagai fasilitator teknis. Menurutnya, hambatan utama pemberdayaan seringkali terletak pada ketidakpahaman masyarakat dalam menyusun usulan program.

"Kami di MPM PCM Galur memiliki sumber daya manusia yang siap membantu membahasakan usulan warga berdasarkan potensi lokal yang ada. Kami bukan hanya sekadar memberi informasi, tapi melakukan advokasi dan pendampingan teknis agar potensi di tingkat Ranting bisa diakses dan didukung oleh lembaga donor seperti Baznas maupun BMT," tegas Priyo.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Panewu Galur. Dalam sambutannya, Panewu memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif MPM PCM Galur. Ia berharap sinergi ini dapat membawa kemanfaatan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kapanewon Galur melalui program-program yang tepat sasaran.

Dalam paparannya, Totok Sugianta (Baznas KP) dan Muhammad Nova (BMT UMY) menjelaskan berbagai skema pemberdayaan yang bisa diakses masyarakat luas. Mereka berharap forum seperti ini dapat memperpendek jarak informasi antara lembaga suport sytem program dengan masyarakat pelaku usaha.

"Seluruh program kami berorientasi pada peningkatan kesejahteraan. Kami berharap melalui relawan penggerak di PCM dan PRA Galur, informasi ini bisa tersampaikan secara masif sehingga semakin banyak warga yang mandiri secara ekonomi," ujar Muhammad Nova dari BMT UMY.

Acara ini diikuti dengan antusias oleh pengurus PCM, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA), serta jaringan relawan penggerak pemberdayaan. Melalui pertemuan ini, para relawan dibekali strategi teknis pendampingan, mulai dari tahap pengusulan program hingga pengawalan usaha di lapangan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah — Semangat kebersamaan dan syukur membuncah dalam rangkaian kegiata....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Isu keberlanjutan menjadi perhatian utama pendidikan tinggi da....

Suara Muhammadiyah

26 September 2025

Berita

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) bekerja sama dengan Densus 88....

Suara Muhammadiyah

20 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar Job Fair 2026 di....

Suara Muhammadiyah

27 June 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melak....

Suara Muhammadiyah

1 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah