SURAKARTA, Suara Muhammadiyah — MTs Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Majelis Dikdasmen & PNF PWM Jawa Tengah dalam kegiatan Capacity Building Madrasah Muhammadiyah Jawa Tengah yang digelar di Auditorium Moh. Djazman Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (7/2).
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah kriteria unggulan, di antaranya jumlah peserta didik terbanyak, akreditasi unggulan (A), serta prestasi di tingkat nasional terbanyak. Capaian ini menegaskan posisi MTs Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo sebagai salah satu madrasah Muhammadiyah yang konsisten menunjukkan kualitas dan daya saing tinggi di Jawa Tengah.
Kepala MTs Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo, Muhammad Isa Malik Ibrahim, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga dukungan orang tua dan Persyarikatan Muhammadiyah.
“Penghargaan ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan, baik dalam aspek akademik, pembinaan karakter, maupun prestasi siswa di berbagai bidang,” ujarnya.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Capacity Building Madrasah Muhammadiyah Jawa Tengah bertajuk “Menjadi Kepala Madrasah yang Amanah, Maju, dan Hebat”, yang diikuti oleh 536 kepala madrasah Muhammadiyah dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai keynote speaker Dr. Anis Masykur, M.A., Kasubdit Bina GTK MA/MAK Kementerian Agama RI. Ia menekankan pentingnya meluruskan niat dalam menjalankan amanah sebagai pendidik dan pemimpin madrasah, serta menguatkan pendidikan berbasis cinta dan inklusivitas.
Sementara itu, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menegaskan pentingnya kepemimpinan kepala madrasah yang visioner, adaptif, dan kolaboratif guna menjawab tantangan pendidikan di era perubahan.

