Muhammadiyah dan Kedubes Mesir Bahas Penambahan Kuota Beasiswa Al-Azhar Tahun 2026/2027

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
288
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Syafiq A Mughni, MA bersama jajaran bersilaturahmi ke Kantor Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia, Rabu (29/4) di Jalan Teuku Umar No. 68, Menteng Raya, Jakarta Pusat. Foto: Nadri

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Syafiq A Mughni, MA bersama jajaran bersilaturahmi ke Kantor Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia, Rabu (29/4) di Jalan Teuku Umar No. 68, Menteng Raya, Jakarta Pusat. Foto: Nadri

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan silaturahmi ke Kantor Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia, Rabu (29/4) di Jalan Teuku Umar No. 68, Menteng Raya, Jakarta Pusat.

Rombongan yang dipimpin Syafiq A Mughni, Ketua PP Muhammadiyah bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional, diterima dengan hangat oleh Wakil Duta Besar Mesir untuk Indonesia Mr Amr A Mokhtar.

Dalam kesempatan itu, Mokhtar menyampaikan terima kasih kepada PP Muhammadiyah yang telah berkenan bersilaturahmi ke Kedubes Mesir. Menurutnya, kunjungan ini sangat vital dan fundamental, di dalam memperkuat jangkar kerja sama antara Mesir dan Muhammadiyah.

“Dalam waktu dekat, Dubes Mesir akan berkunjung ke Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta untuk memperkuat kerja sama Mesir dengan Muhammadiyah,” tuturnya.

Lebih jauh lagi, Mokhtar mengemukakan, kerja sama itu selama ini telah berjalan dengan baik. Terutama dalam konteks pemberian beasiswa untuk alumni sekolah dan pesantren di lingkungan Muhammadiyah.

Bahkan, secara khusus, Mokhtar mempersilakan kepada PP Muhammadiyah melakukan proses filtrasi beasiswa tersebut untuk tahun ajaran 2026/2027 mendatang. “Sementara ini kuota beasiswa untuk PP Muhammadiyah adalah 20,” ucapnya.

Tapi, berjanji dan berupaya untuk meningkatkan jumlah kuota tersebut. “Sangat salut dengan person Muhammadiya baik di level lokal maupun global,” tambah Mokhtar.

Syafiq merespons positif atas usulan penambahan kuota beasiswa itu. “Terima kasih atas beasiswa yang diberikan Al Azhar untuk alumni sekolah dan pesantren Muhammadiyah,” ungkapnya.

Bagi Muhammadiyah, mengirim kadernya untuk studi di Mesir sangatlah penting. Menurut Syafiq, hal ini karena Mesir merupakan pusat keunggulan pemikiran Islam moderat yang sejalan dengan nilai-nilai kemajuan yang diusung oleh Muhammadiyah.

“Muhammadiyah adalah ormas Islam yang mengusung prinsip moderat dan berkemajuan,” tegas Syafiq.

Spektrum yang lebih jauh lagi, studi di Mesir sebagai titik pangkal dari proses penempaan kaderisasi. Demikian Syafiq menggarisbawahi esensi dari beasiswa tersebut.

“Terutama untuk kepentingan kaderisasi ulama-ulama dan ahli ilmu syariat di Muhammadiyah,” imbuhnya lagi.

Di situlah Syafiq berharap agar proses filtrasi beasiswa ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. “Dan proses selanjutnya diberikan kemudahan oleh Kedubes Mesir,” tandas Syafiq.

Hadir membersamai Syafiq, Ketua dan Wakil Sekretaris 1 Lembaga Pengembangan Pesantren PP Muhammadiyah Maskuri dan Cecep Taufikurrohman juga Anggota Bidang Tabligh Global dan Kerja Sama Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Saiful Bahri. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Rahmat Shah, tokoh konservasi alam dunia, mengajak mahasiswa Unive....

Suara Muhammadiyah

5 July 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menggelar Apel Milad....

Suara Muhammadiyah

18 November 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) jalin ....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Berita

Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Lazismu Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA....

Suara Muhammadiyah

17 December 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah — Kesadaran akan pengelolaan limbah rumah tangga menjadi isu uta....

Suara Muhammadiyah

19 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah