Edukasi Limbah Rumah Tangga Lewat Prakarya, Eco Bhinneka Dorong Keadilan Gender di Surakarta

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
838
Eco Bhinneka

Eco Bhinneka

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah — Kesadaran akan pengelolaan limbah rumah tangga menjadi isu utama yang diangkat Eco Bhinneka Muhammadiyah Regional Surakarta melalui pelatihan bertajuk “Pengembangan Kreativitas dan Inovasi melalui Prakarya Limbah Rumah Tangga Melalui Keadilan Gender” pada Minggu (15/6/2025) di Pendopo Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Surakarta.

Kegiatan ini dirancang sebagai respons atas masih rendahnya pengelolaan sampah domestik, khususnya limbah minyak jelantah, yang kerap dibuang sembarangan dan mencemari lingkungan. Tak hanya fokus pada aspek teknis, pelatihan ini juga menekankan pendekatan keadilan gender dalam upaya pelestarian lingkungan.

Dalam sesi praktik, para peserta dilatih mengolah minyak bekas menjadi sabun padat dan lilin aroma terapi. Selain memberikan solusi kreatif dan ramah lingkungan, pelatihan ini sekaligus membuka peluang usaha kecil berbasis eco-sociopreneurship.

“Dengan adanya workshop ini, harapan kedepan adalah para peserta dapat mengajarkan ilmu kepada keluarga,tetangga atau teman-temannya. Karena ilmu yang didapat sangat bermanfaat. Biasanya, minyak jelantah hanya dibuang secara cuma-cuma. Akan tetapi, di acara kali ini diajarkan, bagaimana cara mengelola minyak jelantah menjadi barang bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari (sabun dan lilin aroma terapi),” ujar salah satu panitia penyelenggara.

"Mewakili PKK, saya sangat bangga karena pelatihan ini dapat dikembangkan ditingkat wilayah dan bisa menjadi pemasukan bagi ibu-ibu PKK," ujar ketua PKK Kelurahan Kratonan

"Melalui kegiatan ini, saya berharap ibu-ibu dan bapak-bapak tidak hanya membawa pulang ilmu, tapi juga semangar untuk mempraktikan dirumah dan bisa memgembangkan menjadi usaha yang bisa menambah penghasilan keluarga", ujar narasumber, Yayu Fatmah

Pelatihan ini juga melibatkan peserta lintas usia, agama, serta kelompok pemuda. Dengan semangat inklusivitas, kegiatan ini menargetkan terbentuknya jejaring masyarakat penggerak lingkungan yang berkelanjutan dan adil gender.

Di akhir acara, peserta menyusun rencana tindak lanjut dan diskusi kelompok untuk memperkuat dampak program. Eco Bhinneka berharap model pelatihan semacam ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan pendekatan berbasis komunitas.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURBALINGGA, Suara Muhammadiyah - Tim Kegiatan Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (....

Suara Muhammadiyah

9 November 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebagai satu-satunya majelis yang berfokus pada bidang pengkad....

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan meraih juara umum dalam Kemah ....

Suara Muhammadiyah

24 October 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, M....

Suara Muhammadiyah

27 May 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat Amin Ba....

Suara Muhammadiyah

13 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah