Muhammadiyah dan Kementerian PU Sinergi Bangun Negeri Berkelanjutan

Publish

12 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
873
Menteri Pekerjaan Umum RI Ir Dody Hanggodo, MPE dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi saat penandatangan MoU di Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta. Foto: Abyan Daffa Ulaa/Medkom PP Muhammadiyah

Menteri Pekerjaan Umum RI Ir Dody Hanggodo, MPE dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi saat penandatangan MoU di Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta. Foto: Abyan Daffa Ulaa/Medkom PP Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Kementerian Pekerja Umum Republik Indonesia, Selasa (12/8) di Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan Menteri Pekerja Umum, Dody Hanggodo.

Dalam sambutannya, Haedar mengatakan bahwa kerja sama dibidang pembangunan di sektor pendidikan, sosial, peribadatan, danMenteri PU kesehatan ini merupakan langkah awal untuk membangun pondasi pembangunan negeri yang berkelanjutan.

“Kami paham bahwa negara memiliki komitmen yang kuat untuk meraih cita-cita kebangsaan. Maka, ketika pendiri bangsa meletakkan pondasi konstitusinya, itu merupakan wujud dari pahamnya para pendiri bangsa bahwa negara harus hadir dalam usaha mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat,” tutur Haedar.

Mengutip dari pernyataan Dr Soepomo, Pahlawan Nasional asal Sukoharjo, Jawa Tengah, Haedar menegaskan bahwa dalam usaha-usaha di dalam membangun negeri, Muhammadiyah sejak dulu telah menekankan keinginannya untuk melakukan pembangunan yang berjiwa dan berkarakter.

“Muhammadiyah sejak awal ingin meletakkan pondasi Indonesia yang berjiwa, Indonesia yang bersukma. Indonesia yang ingin kita bangun itu Indonesia yang bernyawa bukan hanya membangun raga dan fisik semata,” tekannya.

Sementara Menteri PU RI, Dody Hanggodo menyebut sinergi dengan Muhammadiyah bukanlah sekadar seremonial belaka melainkan merupakan langkah nyata dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

“Hari ini kita buka lembaran baru lagi dengan Muhammadiyah, utamanya mendukung misi-misi besar Muhammadiyah untuk meretaskan masyarakat yang masih tertinggal. Ini bukanlah sekadar seremonial, namun merupakan bentuk sinergi kuat untuk masa depan,” jelas Dody.

Dalam kesempatan tersebut Doddy turut mengapresiasi arah gerak Muhammadiyah dalam membangun negeri. Ia mengungkapkan bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi yang besar berhasil mengukir tinta emas untuk negeri, serta mampu membawa kepercayaan dan amanah bagi jagat masyarakat.

“Muhammadiyah tidak hanya memberikan pelayanan, namun juga menunjukkan kepercayaan terhadap masyarakat. Inilah yang membuat kerjasama ini menjadi spesial,” tutupnya. (Bhisma/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) JQH Al Bayan mengadakan kegiatan lomba ....

Suara Muhammadiyah

13 September 2023

Berita

FISIP UMSU dan LPM Teropong Adakan Seminar Nasional  MEDAN, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ilmu....

Suara Muhammadiyah

10 October 2023

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah- Santri Pondok Pesantren SPEAM (Sekolah Pesantren Entrepreneur Al- Ma&rsqu....

Suara Muhammadiyah

14 September 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Untuk menyemerakkan kegiatan Musyawarah Nasional Asosiasi Pengelola As....

Suara Muhammadiyah

30 November 2023

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Program Studi (Prodi) Pendidikan Olahraga (POR) Fakultas Keguruan dan Ilm....

Suara Muhammadiyah

15 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah