Muhammadiyah Sumatera Barat Lakukan Koordinasi Penguatan Dakwah Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

4 November 2023

1531
Haedar Nashir sampaikan amanatnya di agenda Rapat Koordinasi Muhammadiyah se-Sumatera Barat (4/11).

Haedar Nashir sampaikan amanatnya di agenda Rapat Koordinasi Muhammadiyah se-Sumatera Barat (4/11).

SUMATERA BARAT, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah adalah organisasi yang mengintegrasikan antara agama dengan urusan keduniaan dalam rangka memakmurkan kehidupan di bumi. Maka tidak heran jika Muhammadiyah secara tampilan tidak begitu kental dengan nuansa agama. Sebagaimana diungkapkan Haedar Nashir dalam dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Muhammadiyah se-Sumatera Barat (4/11). Ia menegaskan bahwa organisasi yang terlalu kental dengan nuansa agama atau sebaliknya umpama sirup yang kebanyakan es batu. Rasanya menjadi hambar.  

Pria yang saat ini menahkodai Muhammadiyah tersebut mengatakan, dalam mengatur kehidupan dunia, Muhammadiyah menggunakan bingkai, prosedur, nilai, dan etika yang sesuai dengan karakter Indonesia yang majemuk. Selain itu Muhammadiyah juga bisa maju karena ditopang oleh pikiran-pikiran keagamaan yang melampaui. Sehingga agama benar-benar menjadi sumber pencerahan bagi kehidupan secara luas. Nilai inilah yang kemudian diserap oleh KH Ahmad Dahlan sebagai pencerahan yang termanivestasi ke dalam gerakan Muhammadiyah. 

“Dari perspektif tersebut kemudian kita dapat mewarisi nilai-nilai keunggulan dari Islam yang diterjemahkan KH Ahmad Dahlan seabad silam. Sehingga membuat warga Muhammadiyah dari pusat sampai akar rumput tak pernah diam. Mereka terus bergerak mendirikan pusat-pusat keunggulan,” tegasnya.

Pada Muktamar yang lalu Muhammadiyah mengusung tema utama yaitu unggul dan berkemajuan. Dua hal ini menjadi bingkai dari segala program dan kerja strategis Muhammadiyah satu periode ke depan. Merespon hal ini, Muhammadiyah ingin mengakselerasikan segala potensi yang ada melalui berbagai amal usaha yang telah dimilikinya (pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi). Pada saat yang sama Muhammadiyah juga memperkuat basis gerakannya dengan cara memperluas gerak dakwah yang mengakar di masyarakat. Sekaligus membawa pencerahan dalam laju gerakannya. 

Ia pun bercerita tentang kiprah Muhammadiyah di pulau Arar. Sebuah pulau terpencil dimana Aisyiyah mendirikan TK ABA. Kemudian Muhammadiyah bersama Unimuda mendirikan SMP dan SMK dengan tujuan memberikan akses pendidikan bagi generasi di sana yang sebelumnya harus menempuh perjalanan yang jauh dengan perahu untuk mengenyam pendidikan. 

“Ini menjadi salah satu contoh betapa Muhammadiyah telah hadir di pulau terpencil ketika negara belum hadir sepenuhnya di pulau tersebut,” ujarnya. 

Menyoal tentang keunggulan Muhammadiyah, Haedar juga memberikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) yang telah melakukan akselerasi gerakan Muhammadiyah di Sumatera Barat. Dan secara kontinu ikut memajukan kehidupan masyarakat hingga ke akar rumput. 

Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Hadir pula Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, Direktur Suara Muhammadiyah Deni Asy’ari, Rektor Universitas Sumatera Barat Riki Saputra dan seluruh tokoh Muhammadiyah serta Aisyiyah se-Sumatera Barat. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Masjid dan pengajian menjadi perhatian utama bila sebuah Pimpinan Ranti....

Suara Muhammadiyah

9 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Haedar N....

Suara Muhammadiyah

4 July 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - RSU PKU Muhammadiyah Aghisna Kroya Cilacap menyelenggarakan Kajian Mem....

Suara Muhammadiyah

21 March 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Kiai Haji Ahmad Dahlan selain telah memelopori jejak, langkah, legasi d....

Suara Muhammadiyah

5 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah -Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) menggel....

Suara Muhammadiyah

27 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah