Nasyiatul Aisyiyah Tegaskan Peran Perempuan Muda dalam Membangun Eko-livelihood Berkelanjutan

Suara Muhammadiyah

16 May 2026

269

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Perempuan muda dinilai memiliki peran penting dalam menghadapi krisis lingkungan sekaligus mendorong pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Komitmen itu ditegaskan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui International Seminar bertajuk “From Grassroots to Policy: Young Women’s Leadership in Advancing Ecolivelihood for Sustainable and Just Societies” di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (16/5/2026).

Seminar internasional ini menghadirkan keynote speaker, opening remarks, para panelis dari kalangan akademisi, pemerintahan, organisasi masyarakat sipil, hingga pengumuman Best of The Best National Call for Best Practices terkait praktik baik pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan keadilan sosial.

Ketua Umum PPNA, Ariati Dina Puspitasari, menegaskan bahwa Nasyiatul Aisyiyah selama ini telah mengambil peran nyata dalam mendorong kepemimpinan perempuan muda di akar rumput, terutama dalam isu lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan.

“Nasyiatul Aisyiyah memiliki anggota perempuan muda yang produktif mulai usia 17 hingga 40 tahun. Mereka memiliki kesadaran terhadap isu green movement, ecolivelihood, dan pemberdayaan komunitas,” ujar Ariati.

Ia menjelaskan, berbagai gerakan yang dilakukan kader Nasyiatul Aisyiyah telah tumbuh di banyak daerah, mulai dari penguatan komunitas, pengelolaan lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis lokal.

“Di berbagai daerah seperti Solo dan Banyuwangi, kader-kader Nasyiatul Aisyiyah hadir mempengaruhi kesadaran masyarakat melalui gerakan kolektif dan kolaborasi dengan banyak pihak,” lanjutnya.

Menurut Ariati, kontribusi tersebut juga diperkuat melalui BUANA (Badan Usaha Amal Nasyiatul Aisyiyah), wadah pengusaha perempuan muda Nasyiatul Aisyiyah yang mendorong penguatan kapasitas kewirausahaan sekaligus kepemimpinan perempuan.

“Melalui BUANA, perempuan muda Nasyiatul Aisyiyah memiliki ruang untuk mengembangkan keahlian, kemampuan komunikasi, serta kepemimpinan yang efektif. Ini sangat relevan dengan agenda sustainable economy dan pemberdayaan perempuan,” katanya.

Ariati menambahkan, gerakan yang dilakukan Nasyiatul Aisyiyah sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya prinsip no one left behind.

“Kontribusi ini merupakan bagian dari komitmen kami terhadap SDGs, bahwa tidak boleh ada satu pun yang tertinggal dalam pembangunan,” tegasnya.

Melalui seminar internasional ini, PPNA ingin menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan perspektif akademik, pengalaman komunitas, serta kebijakan publik guna memperkuat gerakan ecolivelihood yang berkeadilan.

“Kami menyadari bahwa berbagai persoalan hari ini perlu dibahas melalui diskursus akademik dan kebijakan publik. Karena itu forum ini menghadirkan perspektif akademik sekaligus praktik nyata dari lapangan,” ujarnya.

Ia berharap seminar internasional tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga melahirkan jejaring kolaborasi dan gerakan nyata yang berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami berharap seminar ini memberi manfaat yang besar dan berdampak bagi dunia. Jika kita menunjukkan sedikit cinta dan kepedulian, kita bisa menghadirkan perubahan,” pungkas Dosen Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta ini.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

20 June 2025

Berita

 BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung secara resmi melanti....

Suara Muhammadiyah

12 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashi....

Suara Muhammadiyah

10 April 2024

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - 6 November 2025 – Dalam semangat Milad Muhammadiyah ke-113 yang m....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

Global Qur’an Movement hingga Open Iftar Ajak Global Muslim Terus Bergerak untuk #MenangkanLan....

Suara Muhammadiyah

20 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah