SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya mengoptimalkan dakwah melalui media, dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Ahmad Zaki Annafiri, M.Ed., menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMA Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo, Senin (9/2). Kegiatan bertajuk Pelatihan Dasar Jurnalistik sebagai Media Dakwah tersebut diikuti 50 siswa kelas XII.
Pengabdian ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada dasar-dasar jurnalistik, tetapi juga diarahkan untuk memanfaatkan media sebagai sarana dakwah yang efektif.
Dalam pemaparannya, Dr. Zaki menjelaskan definisi dan konsep jurnalistik, ragam media massa, serta peran strategis media elektronik di era digital. Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara bijak untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang mencerahkan.
“Media saat ini menjadi instrumen utama dalam membentuk opini publik. Karena itu, kemampuan menulis dan menyampaikan informasi secara benar dan bertanggung jawab sangat penting, terlebih jika diarahkan untuk kepentingan dakwah,” ujarnya.
Selama kegiatan peserta mendapatkan pelatihan praktik menulis berita menggunakan kaidah 5W+1H (what, who, when, where, why, dan how). Selain itu, mereka juga dibimbing untuk mengintegrasikan unsur-unsur dakwah dalam berbagai jenis tulisan, baik berita langsung (straight news), berita mendalam, maupun feature.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi pelatihan. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga berlatih menyusun berita dengan pendekatan dakwah yang relevan dengan kehidupan pelajar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dan siswa mampu menjadi jurnalis muda yang tidak hanya terampil dalam menulis, tetapi juga memiliki kesadaran dakwah, sehingga media dapat menjadi sarana penyebaran nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. (Hendra)

