Ormas Islam yang Mandiri dan Problem Solver

Suara Muhammadiyah

14 August 2026

47
Milad 14 tahun PT Gramasurya

Milad 14 tahun PT Gramasurya

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Prinsipnya, sebagai ormas Islam berkemajuan, Muhammadiyah telah meneguhkan posisinya sebagai problem solving dengan cara memperkuat aspek kemandirian di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto pada momentum Milad 14 tahun PT Gramasurya. Tentang bagaimana Muhammadiyah mengelola serta memaksimalkan potensinya membangun kemandirian melalui pendirian amal usaha di  berbagai bidang.

Ia mencontohkan Gramasurya. Sebagai amal usaha yang bergerak di bidang percetakan, Gramasurya menjadi teladan dalam hal kemandirian. Memenuhi seluruh kebutuhan internal Muhammadiyah dari usaha sendiri. Dari sinilah, Gramasurya terus bertransformasi, memiliki komitmen kuat untuk memperluas radius pelayananan, bukan hanya kepada pihak internal Persyarikatan, namun juga mampu menjangkau berbagai pihak di luar Muhammadiyah.

“Harapannya, pelanggan Gramasurya menjadi lebih beragam, dulunya hanya dari kalangan internal, sekarang menjangkau mereka yang berada di luar Persyarikatan,” ujarnya.  

Untuk menguatkan aspek ini, Komisaris Utama PT Gramasurya itu mendorong para pimpinan hingga karyawan untuk melakukan inovasi, baik dalam aspek produk maupun sistem pelayanan. Sehingga masalah harga yang mampu bersaing menjadi sesuatu yang sangat krusial bagi Gramasurya untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

“Dalam hal ini inovasi menjadi sebuah keniscayaan untuk menghadapi persaingan yang semakin kompetitif,” tegasnya.

“Di milad 14 tahun Gramasurya ini, mudah-mudahan kurvanya terus naik dan terus berkembang,” tambah Agung.

Dalam laporannya, Direktur Utama PT Gramasurya Iwan Setiawan mengaku, 14 tahun Gramasurya tidak dapat dilepaskan dari peran strategis berbagai pihak, khususnya amal usaha Muhammadiyah yang bergerak di sektor pendidikan.

Ia bersama jajaran dan mitra strategis merasa sangat bersyukur dapat menyelenggarakan milad ke-14 tahun Gramasurya dengan cara yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dan menurutnya ini adalah keberkahan yang tak terkira.

Kesyukuran tersebut ia ungkapkan melalui beberapa inovasi produk agar lebih bisa diterima oleh berbagai kalangan secara lebih luas. Salah satunya dilaunchingnya video book, kontenmu, sebuah aplikasi yang diciptakan untuk mendukung buku ajar yang selama ini cenderung monoton dan kurang menarik untuk dibaca.

“Mengingat pasar yang besar, kita akan membangun itu,” tegasnya.

Bukan hanya itu. Dari segi deviden, Gramasurya berhasil mencatatkan keuntungan sebesar 9,3 miliar dengan omset sekitar 50 miliar. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menekan....

Suara Muhammadiyah

20 February 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Sekolah Tahfidz Berkemajuan SD Muhammadiyah 29 Surabaya (SD Mudalan) ....

Suara Muhammadiyah

2 June 2024

Berita

PANGKEP, Suara Muhammadiyah - Cabang Muhammadiyah Bungoro Pangkep terus bergerak menyebarkan dakwah ....

Suara Muhammadiyah

29 May 2024

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah — Pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) dan Pimpin....

Suara Muhammadiyah

15 November 2025

Berita

 MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sepanjang T....

Suara Muhammadiyah

16 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah