Outing Class MBS Wanayasa, Perkuat Adab dan Interaksi Sosial

Suara Muhammadiyah

6 May 2026

378
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Santri MBS MTs Wanayasa resmi memulai kegiatan Santri Outing Class (SOC) pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan dihadiri Mudir MBS Wanayasa, Ust. H. Wahyudin, S.Ag., M.S.I. Kepala MTs Muhammadiyah Wanayasa, Hasan Udin, S.Ag., M.Pd. Pengawas Madrasah, Nur Farida, S.Ag., M.Pd., serta jajaran guru dan ustaz-ustazah.

Program SOC ini diikuti oleh santriwan dan santriwati kelas 7 dan 8 yang terbagi ke dalam sembilan kelompok. Mereka akan ditempatkan di sejumlah wilayah, yakni dua kelompok di Desa Pesantren, serta wilayah lain seperti Krandegan, Bawang, Kutabanjarnegara, Klampok, Pagentan, Batur, dan Sigaluh.

Dalam sambutannya, Hasan Udin menegaskan bahwa kegiatan SOC tidak hanya agenda luar kelas, melainkan wadah pembelajaran langsung bagi santri untuk mengasah adab dan kemampuan bersosialisasi di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, santri bisa belajar adab kepada masyarakat, sekaligus mengenalkan MTs Muhammadiyah Wanayasa ke jangkauan yang lebih luas. Dan menambah interaksi juga memperluas relasi sosial dengan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Mudir MBS Wanayasa, Ust. Wahyudin, berpesan agar seluruh peserta mampu menunjukkan jati diri santri yang sesungguhnya selama berada di tengah masyarakat.

Sementara itu, Pengawas Madrasah, Nur Farida, menekankan pentingnya menjaga adab sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu. Menurutnya, ilmu tanpa adab justru dapat melahirkan kesombongan.

“Adab adalah nomor satu. Ilmu bisa melahirkan kesombongan, tapi adab mengajarkan kerendahan hati. Sepintar apa pun seseorang, jika tidak memiliki adab, maka ilmunya akan sia-sia. Terlebih bagi santri, sikap di masyarakat akan menjadi cerminan lembaga,” tuturnya.

Salah satu pengurus MBS Wanayasa juga menyampaikan bahwa SOC menjadi sarana penting bagi santri untuk memperluas wawasan, tidak hanya dalam ilmu agama, tetapi juga ilmu sosial dan praktik pengabdian kepada masyarakat.

“Santri tidak cukup hanya mendalami ilmu agama di pondok, tetapi juga harus mampu mengamalkan ilmu tersebut dan memahami kehidupan sosial. Dengan demikian, tujuan pondok dalam mencetak kader sekaligus entrepreneur dapat tercapai,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, MBS MTs Wanayasa berharap para santri tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, beradab, memiliki jiwa sosial tinggi, serta siap menjadi kader umat yang mampu berkontribusi di tengah masyarakat. (BT)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Dimeriahkan Reportage Competition, News Anchor, Vlog, Talkshow Hingga Teater performance The Reforme....

Suara Muhammadiyah

13 August 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menjadi pus....

Suara Muhammadiyah

14 November 2025

Berita

PEMATANG SIANTAR, Suara Muhammadiyah – Lima ribu jamaah ramaikan kegiatan tabligh akbar tiga o....

Suara Muhammadiyah

28 May 2024

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Perpustakaan HACHI SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik patut berbangga....

Suara Muhammadiyah

17 December 2024

Berita

TERNATE, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) kembali mencatatkan tongg....

Suara Muhammadiyah

24 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah