BANDAR LAMPUNG, Suara Muhammadiyah – Di tengah arus perubahan zaman yang tak terhindarkan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung mengambil langkah besar, sebuah panggilan jiwa untuk bertransformasi. Hari ini, Pusat Dakwah PWM Lampung menjadi saksi digelarnya Training of Trainers (TOT) dan Sosialisasi Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) dan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (e-KTAM), yang dihadiri penuh komitmen oleh seluruh Pimpinan Daerah se-Lampung.
Ini bukan sekadar acara; ini adalah ikrar kesiapan untuk menyukseskan program digitalisasi organisasi, menata kembali sistem agar lebih terintegrasi, modern, dan relevan dengan tantangan abad ini.
DOM, atau Direktori Organisasi Muhammadiyah, adalah jembatan harapan yang mengintegrasikan seluruh struktural organisasi. Melalui inisiatif yang penuh makna ini, sebanyak 400 Pimpinan Ranting dan 270 Pimpinan Cabang dari 15 Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Lampung telah menggenggam erat tekad untuk menyukseskan program transformasi digital. Semangat ini disampaikan oleh Ketua MPI PWM Lampung, Saudara Saad Sobari.
Acara ini lahir dari sinergi hati antara Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Lampung dan MPI Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Ketua PWM Lampung, Bapak Zamhari Hadi, dengan nada mantap menegaskan, "Teknologi adalah takdir di dalam Muhammadiyah. Kita tidak punya pilihan selain melompat ke era keterbukaan ini. Seluruh pimpinan dan anggota Muhammadiyah Lampung harus berani bertransformasi digital."
Dari jauh, Ketua MPI PP Muhammadiyah, Prof Mukhlas Arknlanudin, yang juga Rektor UAD, hadir secara daring, menyalakan harapan.
"Acara TOT ini adalah titik nol dimulainya transformasi digital di PWM Lampung. Program digitalisasi ini merupakan keharusan di era ini, demi memastikan organisasi kita berjalan lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Kami berharap seluruh pimpinan daerah dapat menindaklanjuti kegiatan ini hingga ke tingkat ranting, agar cita-cita luhur transformasi digital Muhammadiyah dapat tercapai.”
Amir Saifudin, selaku PMO yang juga Sekretaris MPI PP Muhammadiyah, menutup dengan kalimat yang menusuk: "DOM ini berfungsi untuk memindahkan kantor fisik ke online, sebuah langkah yang membebaskan kita dari sekat ruang dan waktu.”
Acara ditutup dengan pembukaan rekening organisasi di Bank Danamon Syariah, mitra perbankan satuMu, sebuah penanda bahwa semangat baru ini telah menyentuh nadi keuangan organisasi di setiap PDM.

