PCM Bubutan Gelar Halalbihalal, Target SPMB Digenjot, Spirit Kerja–Ibadah Dikuatkan

Suara Muhammadiyah

11 April 2026

319
Istimewa

Istimewa

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bubutan tak sekadar menggelar halal bihalal. Momentum Sabtu (11/4/2026) itu dimanfaatkan untuk “memanaskan mesin” gerakan. Tema yang diusung pun tegas: Spirit 5 Keyakinan: Kerja Berkualitas, Ibadah Tuntas.

Wakil Ketua PCM Bubutan Sholeh A. Zuhri langsung to the point. Ia mendorong seluruh elemen bergerak cepat menyukseskan SPMB (Seleksi Penerimaan Murid Baru) tahun ini. Targetnya jelas: optimal.

“Semua harus bergerak bersama. PCM Bubutan pasti bisa,” tegasnya, menyuntikkan optimisme kader.

Dari level daerah, Wakil Ketua PDM Surabaya Drs. Suhadi M. Sahli MAg mengingatkan pentingnya kerja kolektif. Menurutnya, gerakan tidak bisa jalan sendiri-sendiri.

“Kalau bersinergi, hasilnya jauh lebih kuat. Ini milik Muhammadiyah, bukan milik pribadi,” ujarnya.

Ia juga mengutip pesan tokoh Muhammadiyah Abdurrahim Nur. Intinya, seluruh aset persyarikatan bukan untuk kepentingan individu, melainkan untuk dakwah. Karena itu, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus dikelola dengan visi besar: membangun masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Sementara itu, narasumber utama Dr. Syamsul Ma’arif MPSDM membawa perspektif lebih mendalam. Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas hidup seorang Muslim sejatinya adalah ibadah. Ia mengutip QS. Adz-Dzariyat ayat 56 sebagai landasan.

“Visi hidup orang beriman itu jelas. Husnul khatimah dan surga,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan dunia dan akhirat. “Kita memilih jadi penggerak Muhammadiyah. Maka bekerjalah maksimal, lillah. Dunia dapat, akhirat juga dapat,” tegasnya.

Dalam bidang pendidikan, ia menyoroti pentingnya lingkungan sekolah yang ramah anak dan penuh kasih sayang. Sekolah, kata dia, bukan sekadar tempat belajar, tapi ladang mencetak pemimpin masa depan.

“Sekolah itu tempat mencetak pemimpin. Anak harus sukses dunia, tapi tetap orientasi akhirat,” imbuhnya.

Menariknya, semangat acara juga diperkuat kehadiran Pembina PCM Bubutan Yusuf Djaelani. Di usia 75 tahun, ia tetap hadir memberi energi bagi kader muda—simbol estafet perjuangan yang terus hidup.

Acara ditutup dengan penegasan pentingnya ilmu sebagai kunci sukses. Dikutip dari Imam Syafi’i: siapa ingin dunia atau akhirat, kuncinya sama—ilmu.

Halalbihalal ini tak berhenti sebagai seremoni. PCM Bubutan ingin menjadikannya titik start penguatan gerakan: kerja makin berkualitas, ibadah makin tuntas.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) semakin memperkuat posisi....

Suara Muhammadiyah

10 July 2025

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Gedung Graha PGRI Sukoharjo menjadi saksi terselenggaranya seb....

Suara Muhammadiyah

14 October 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah– Eksistensi dan keberlanjutan pendidikan Islam di negara dengan po....

Suara Muhammadiyah

8 July 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) akan menggelar prosesi wisuda d....

Suara Muhammadiyah

25 October 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkaya pemahaman masyarakat mengenai kepedulian terhadap lingkungan h....

Suara Muhammadiyah

23 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah