PCM dan PCA Doro Gelar Rapimcab Bersama: Momentum Sinergi untuk Kemajuan AUM di Lereng Perbukitan
PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Doro menunjukkan kekompakan luar biasa dalam mengelola organisasi. Pada Ahad (25/1/2026) pagi, kedua pimpinan cabang ini menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) bersama yang bertempat di Warung Makan Sawahan, Doro.
Agenda tahunan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan menjadi ajang krusial untuk mengevaluasi kinerja organisasi selama satu tahun ke belakang sekaligus menyusun strategi program kerja strategis untuk setahun mendatang.
Suasana di Warung Makan Sawahan tampak semarak dengan kehadiran 78 peserta. Mereka terdiri dari jajaran Pimpinan Cabang, Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Organisasi Otonom (Ortom), hingga utusan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan ‘Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Doro.
Ketua PCM Doro, Ustaz Amsorin, SE, dalam sambutannya menyatakan bahwa pelaksanaan Rapimcab secara bersamaan antara bapak-bapak Muhammadiyah dan ibu-ibu ‘Aisyiyah adalah langkah nyata untuk maju serentak.
"Alhamdulillah, tahun ini kita laksanakan bersama ibu-ibu 'Aisyiyah. Ini adalah langkah nyata bahwa PCM dan PCA Doro siap maju bersama," tegas Ustaz Amsorin. Ia menambahkan bahwa konsistensi evaluasi adalah kunci agar program kerja tetap berada di jalur yang benar.
Apresiasi dari PDM Kabupaten Pekalongan
Hadir memberikan arahan sekaligus membuka acara, Drs. KH. Ahmad Sulaiman, MH, mewakili Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan. Beliau memberikan nilai plus bagi perkembangan Muhammadiyah di wilayah Doro, terutama terkait pertumbuhan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
"Saya melihat perkembangan Muhammadiyah di Doro sudah luar biasa. AUM di sini terus berkembang. Kini tinggal bagaimana mengelola potensi tersebut dengan manajemen yang baik agar semuanya bisa maju serentak," ujar KH. Ahmad Sulaiman di hadapan para peserta.
Acara yang dibuka secara atraktif oleh pembawa acara Bangtoir dan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh H. Taufiqurohman ini berlangsung dinamis hingga sesi inti. Sesi pemaparan dan diskusi program dipandu oleh Sekretaris PCM, Mas Felik, untuk barisan Muhammadiyah, sementara Bunda Atiyah memimpin jalannya diskusi di barisan ‘Aisyiyah.
Berbagai masukan tajam dan konstruktif muncul dari para peserta, menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk memajukan persyarikatan. Rangkaian acara ditutup dengan doa khidmat yang dipimpin oleh KH. Muhammad Nurdiyanto, Ketua Badan Pembina Pesantren TrenQu Muhammadiyah Rogoselo. (Sanyoto)

